Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Tim Balap Kursi Roda Indonesia Optimistis Raih Emas di ASEAN Para Games Thailand 2025

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tim Balap Kursi Roda Indonesia Optimistis Raih Emas di ASEAN Para Games Thailand 2025
Foto: (Sumber: Pelatih tim balap kursi roda Indonesia Abdul Azis (tengah), memimpin latihan untuk persiapan menghadapi ASEAN Para Games Thailand 2025 di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026). ANTARA/Donny Aditra.)

Pantau - Pelatih tim balap kursi roda Indonesia Abdul Azis menyatakan timnya berpeluang merebut minimal satu medali emas pada ajang ASEAN Para Games Thailand 2025.

ASEAN Para Games Thailand 2025 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 26 Januari 2026.

Abdul Azis menjelaskan peluang terbesar meraih medali emas berada pada nomor 200 meter putri.

Ia menyebut pada edisi sebelumnya yang digelar di Kota Solo, atlet Maria Goretti berhasil meraih medali emas di nomor tersebut.

Abdul Azis menyampaikan, “Pada edisi di Kota Solo sebelumnya, Maria Goretti berhasil meraih medali emas di nomor tersebut, sehingga diharapkan mampu mengulang prestasi serupa di Thailand,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Azis saat memimpin latihan tim di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Ia menilai keyakinan meraih medali emas didasarkan pada kualitas atlet, fokus latihan, serta pengalaman prestasi pada ajang sebelumnya.

Para atlet akan berlaga pada nomor jarak pendek hingga menengah serta jarak jauh.

Nomor yang diikuti berada pada kelas T53 dan T54 yang dipertandingkan di ASEAN Para Games Thailand 2025.

Abdul Azis menyampaikan bahwa menjelang keberangkatan ke Thailand, tim memusatkan perhatian pada pematangan teknik dan menjaga kebugaran atlet.

Ia menyebut dua hari terakhir sebelum keberangkatan difokuskan pada teknik start lomba dan latihan ringan.

Abdul Azis menyampaikan, “Dua hari terakhir sebelum berangkat ke Thailand, kami perdalam untuk teknik start lomba dan menjaga kondisi fisik, sehingga hanya latihan-latihan ringan agar fisik fit atau tidak cedera,” katanya.

Tim balap kursi roda Indonesia dijadwalkan berangkat ke Thailand pada Rabu, 15 Januari 2026.

Selain nomor 200 meter, nomor 400 meter dan 800 meter juga dinilai memiliki peluang untuk menambah perolehan medali.

Meski demikian, ia menegaskan kualitas latihan tetap terjaga karena program dijalankan secara terstruktur dan berkesinambungan.

Abdul Azis menilai tantangan terberat Indonesia berasal dari tuan rumah Thailand.

Thailand disebut memiliki atlet-atlet berstatus juara dunia dan masih menjadi kekuatan dominan di kawasan Asia Tenggara.

Meski menghadapi persaingan berat, Indonesia tetap menargetkan hasil maksimal dengan pendekatan yang realistis dan kesiapan atlet.

Atlet balap kursi roda putra Indonesia yang tampil adalah Salman Paris.

Salman Paris akan turun pada nomor 800 meter, 1.500 meter, dan 5.000 meter.

Atlet putra lainnya adalah Abdur Rosid.

Abdur Rosid akan bertanding pada nomor 800 meter, 1.500 meter, dan 5.000 meter.

Atlet putra Jaenal Aripin akan mengikuti nomor 100 meter, 400 meter, 800 meter, serta estafet universal relay.

Atlet putri Maria Goretti Samiyati akan berlaga pada nomor 200 meter, 400 meter, dan 1.500 meter.

Atlet putri Novia Mawarni Ayu Ningsih akan turun pada nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Penulis :
Ahmad Yusuf