
Pantau - Tunggal putri India Pusarla V. Sindhu mengakui peran penting pelatih asal Indonesia Irwansyah Adi Pratama dalam proses kebangkitannya setelah melewati musim 2025 yang berat akibat cedera.
Ia menyampaikan “Setiap kerja sama dengan pelatih baru selalu membawa perspektif dan motivasi yang berbeda,” ungkapnya.
Sindhu menambahkan “Kami bekerja untuk memperbaiki berbagai aspek permainan, dan saya menikmati prosesnya.”
Musim 2025 diakui Sindhu sebagai periode yang sangat menantang dalam kariernya.
Pada musim tersebut, Sindhu hanya mampu mencapai perempat final di sejumlah turnamen besar.
Turnamen yang dimaksud antara lain India Open 2025, Kejuaraan Dunia BWF 2025, dan China Masters 2025.
Setelah rangkaian hasil tersebut, Sindhu menjalani pemulihan cedera kaki pada Oktober 2025.
Ia berhasil mencapai semifinal dan finis di podium ketiga pada Malaysia Open Super 1000 2026.
Sindhu menekankan pentingnya proses pemulihan yang dilakukan secara bertahap dan penuh kesabaran.
Ia menyampaikan “Pemulihan dari cedera membutuhkan waktu dan kesabaran. Fokus saya sekarang adalah meningkatkan kebugaran di setiap turnamen dan membangun kepercayaan diri secara bertahap,” ujarnya.
Selain berstatus sebagai atlet, Sindhu juga mengemban peran baru sebagai Ketua Komisi Atlet Federasi Bulu Tangkis Dunia BWF untuk periode 2026 hingga 2029.
Meski memiliki peran struktural di BWF, Sindhu menegaskan fokus utamanya tetap sebagai atlet.
Ia menyatakan “Saya ingin menyeimbangkan peran sebagai pemain dan tanggung jawab di luar lapangan. Prioritas saya tetap memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” katanya.
Sindhu dijadwalkan tampil pada turnamen BWF World Tour Super 750 India Open 2026 di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi.
Pada babak pertama, Sindhu akan menghadapi wakil Vietnam Nguyen Thuy Linh pada Rabu 14 Januari 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan







