
Pantau - Atlet para tenis meja putri Indonesia, Sella Dwi Radayana, gagal meraih medali emas dalam final nomor tunggal putri kelas TT10 (berdiri) di ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 yang berlangsung di Korat Hall, Central Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand.
Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Sella harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Wong Sze Gloria Gracia, dengan skor tipis 2-3 (6-11, 9-11, 11-9, 13-11, 3-11).
Sempat Bangkit, Sella Akui Mental Bertanding Jadi Ujian Terbesar
Sella mengakui pertandingan berjalan seimbang, namun mental menjadi tantangan utama saat menghadapi poin-poin kritis.
"Secara permainan seimbang tetapi ketika poin beda tipis, mental saya memang harus diuji untuk melawan diri sendiri," ungkapnya.
Atlet asal Kalimantan Timur ini tertinggal dua gim awal, namun berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dengan permainan yang lebih fokus dan tenang.
Pada gim keempat, Sella menunjukkan semangat juang tinggi dengan memaksakan deuce hingga dua kali dan akhirnya menang 13-11.
Namun, di gim penentuan kelima, performanya kembali menurun.
Ia sempat mencetak poin awal, namun setelah poin ketiga, dominasi lawan tak mampu ia hentikan.
Lawan yang mengalahkannya kali ini merupakan atlet yang pernah ia kalahkan di final ASEAN Para Games edisi sebelumnya.
Sella Tetap Bersyukur dan Siap Bertanding Lagi
Meski kecewa tidak meraih emas, Sella tetap menerima hasil ini dengan lapang dada dan rasa syukur.
"Saya mohon maaf, belum bisa menyumbang emas untuk Indonesia di nomor tunggal putri, meskipun tetap bersyukur bisa mendapat perak," ujarnya.
Perjuangan Sella di ajang ASEAN Para Games belum berakhir.
Ia dijadwalkan akan kembali bertanding dalam nomor ganda campuran pada pertandingan berikutnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf






