
Pantau - Hingga hari ketiga ASEAN Para Games 2025 di Thailand, Kamis (23/1), kontingen Indonesia telah mengumpulkan total 213 medali, terdiri dari 69 emas, 75 perak, dan 69 perunggu.
Cabang olahraga para renang dan para atletik menjadi penyumbang medali terbanyak sejauh ini.
Chef de Mission (CdM) Indonesia, Reda Manthovani, menyampaikan bahwa perolehan ini telah melampaui target awal yang ditetapkan untuk hari ketiga.
"Target awal kami adalah 43 medali emas, dan capaian ini sudah melebihi ekspektasi", ungkap Reda.
Para Atletik dan Renang Jadi Tulang Punggung Medali
Sebanyak 11 cabang olahraga telah menyumbangkan medali sesuai target yang ditetapkan sebelumnya.
Kontribusi terbesar datang dari cabang para atletik, para renang, dan para tenis meja.
Pada hari ketiga pertandingan, Indonesia mencatatkan pencapaian harian tertinggi dengan 108 medali:
- 29 emas,
- 36 perak,
- 43 perunggu.
Dari total medali emas, para atletik menyumbangkan 29 emas dan para renang menyumbangkan 15 emas.
Kedua cabang ini menjadi tulang punggung utama perolehan emas kontingen Merah Putih.
Reda juga menyampaikan bahwa sejumlah atlet Indonesia berhasil memecahkan rekor ASEAN Para Games, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas dan performa atlet.
Target Tambahan Medali dan Optimisme Menutup Kompetisi
Kontingen Indonesia tercatat mengikuti 381 dari total 502 nomor final yang dipertandingkan, atau sekitar 76 persen dari total keseluruhan.
Masih ada 205 nomor pertandingan yang akan diikuti atlet-atlet Indonesia pada hari keempat dan kelima.
Diproyeksikan Indonesia bisa menambah sekitar 40 medali emas lagi dari cabang-cabang unggulan seperti:
- para atletik,
- para renang,
- para tenis meja,
- para catur,
- para bulu tangkis.
Reda mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para atlet dan optimistis bahwa Indonesia bisa menutup ASEAN Para Games 2025 dengan hasil terbaik.
Optimisme ini didukung oleh kerja keras para ofisial dan semangat serta dukungan masyarakat Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







