Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Hamida/Kusnanto Raih Emas Lewat Pertarungan Sengit di Final Ganda Campuran ASEAN Para Games 2025

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Hamida/Kusnanto Raih Emas Lewat Pertarungan Sengit di Final Ganda Campuran ASEAN Para Games 2025
Foto: Petenis meja Indonesia Kusnanto mengembalikan bola ke arah petenis meja Vietnam The Tien Pham pada final tunggal putra TT9 ASEAN Para Games 2025 Thailand di Central Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat 23/1/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Pantau - Pasangan ganda campuran para tenis meja Indonesia, Hamida/Kusnanto, berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan wakil Thailand dengan skor 3-1 dalam nomor TT17 pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Korat Hall, Central Korat, Sabtu (24/1).

Kemenangan Dramatis di Final

Hamida/Kusnanto membuka pertandingan dengan kemenangan tipis 15-13 di set pertama.

Namun, pada set kedua mereka harus mengakui keunggulan pasangan Thailand, Chalermpong Punpoo/Wachiraporn Thempmoya, dengan skor 8-11.

Pasangan Indonesia kemudian bangkit dan menunjukkan permainan solid di dua set berikutnya, masing-masing dengan skor 11-8 dan 16-14, sehingga menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Kemenangan tersebut menjadi penentu medali emas bagi Indonesia dalam nomor ganda campuran TT17.

Sebelum melaju ke final, Hamida/Kusnanto juga menyingkirkan wakil Filipina di babak semifinal dengan skor 3-1.

Tambahan Medali untuk Tim Tenis Meja Indonesia

Medali emas dari Hamida/Kusnanto menjadi emas kelima yang disumbangkan tim tenis meja Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025.

Sebelumnya, empat medali emas diraih dari nomor tunggal, masing-masing oleh Komet Akbar (TT10), Yayang Gunaya (TT4), Kusnanto (TT9), dan Hamida (TT8).

Selain emas, tim tenis meja Indonesia juga mengoleksi satu perak dan tiga perunggu pada hari yang sama.

Medali perak diraih oleh pasangan Sella Dwi Radayana/Komet Akbar di nomor ganda campuran TT20 usai dikalahkan pasangan Malaysia dengan skor 1-3.

Sementara itu, tiga medali perunggu diperoleh dari pasangan Yayang Gunaya/Osrita Muslim (TT7), Rahmad Hidayat/Earline Eka Fredella (TT14), serta Siti Fadhillah/Enceng Mustopa.

Ketiga pasangan tersebut gagal melaju ke final setelah dikalahkan wakil Thailand di babak semifinal.

Penulis :
Shila Glorya