Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Tim Goalball Putra Indonesia Raih Medali Perak di ASEAN Para Games 2025 Usai Kalah dari Tuan Rumah Thailand

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Tim Goalball Putra Indonesia Raih Medali Perak di ASEAN Para Games 2025 Usai Kalah dari Tuan Rumah Thailand
Foto: (Sumber: Tim goalball Indonesia (atas) bersiap menyerang ke gawang tuan rumah dalam pertandingan final ASEAN Para Games 2025 Thailand, di Indoor Stadium, Vongchavalitkul University, Nakhon Ratchasima, Minggu (25/1/2026). ANTARA/Donny Aditra.)

Pantau - Tim goalball putra Indonesia meraih medali perak dalam ajang ASEAN Para Games 2025 setelah kalah dari Thailand dengan skor 5–15 di partai final yang digelar di Indoor Stadium, Vongchavalitkul University, Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat (25/1).

Sempat Unggul, Indonesia Takluk oleh Dominasi Thailand

Tim Indonesia sempat membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Arif Setiawan, namun Thailand bangkit dan menutup babak pertama dengan keunggulan 10–3.

Tim tuan rumah tampil dominan dengan lemparan keras dan akurat, hingga pertandingan dihentikan saat skor menyentuh batas maksimal 15.

Nur Ikhsan, pemain termuda dalam skuad Indonesia, menyebut final ini sebagai pengalaman berharga menjelang Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade Los Angeles 2028.

Perak Sesuai Target, Tim Siap Evaluasi Diri

Pelatih kepala tim goalball Indonesia, Muhammad Endra Sukmana, menyebut hasil ini telah sesuai dengan target yang ditetapkan tim.

“Kami sudah prediksi kekuatan Thailand. Perak ini sudah sesuai target,” ujarnya.

Skuad tim goalball Indonesia dalam turnamen ini terdiri dari Arif Setiawan, Nur Ikhsan, Yogi Prayoga, Nanang Qomarudin, Satrio Choirul Usman, dan Andi Santoso.

Goalball, Olahraga Khas Atlet Tunanetra

Goalball merupakan olahraga beregu khusus untuk atlet tunanetra dan low vision.

Setiap tim terdiri dari tiga pemain aktif dan tiga cadangan, dengan seluruh pemain menggunakan penutup mata (eye shade) demi keadilan kompetitif.

Permainan dilakukan dengan melempar bola menggunakan seluruh tubuh dengan tujuan mencetak gol ke gawang lawan.

Penulis :
Gerry Eka