
Pantau - Bayern Muenchen menelan kekalahan pertamanya di Bundesliga musim 2025/2026 usai ditumbangkan Augsburg dengan skor 1-2 di Allianz Arena, Sabtu, 24 Januari 2026.
Hiroki Ito membawa Bayern unggul lebih dulu pada menit ke-23, namun Augsburg bangkit di babak kedua melalui gol Arthur Chaves menit ke-75 dan Han-Noah Massengo enam menit berselang.
Meski kalah, Bayern tetap bertahan di puncak klasemen sementara Bundesliga dengan 50 poin dari 19 laga.
Di sisi lain, kemenangan ini mengangkat Augsburg ke peringkat ke-13 dengan koleksi 19 poin.
Komentar Vincent Kompany: Jadwal Padat Pengaruhi Performa
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menilai kekalahan ini merupakan konsekuensi dari jadwal yang padat yang dijalani timnya dalam beberapa pekan terakhir.
"Dalam periode sibuk seperti ini, apapun bisa terjadi," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa intensitas permainan Bayern menurun signifikan di babak kedua, terutama setelah memainkan lima pertandingan hanya dalam rentang 13 hari.
Kompany menekankan pentingnya belajar dari kekalahan tanpa saling menyalahkan di internal tim.
"Kami harus meresponsnya di lapangan," ia mengungkapkan, menyiratkan evaluasi akan segera dilakukan demi menjaga konsistensi performa tim.
Respons Joshua Kimmich: Akui Bayern Tidak Bermain Maksimal
Gelandang Bayern, Joshua Kimmich, turut mengakui bahwa timnya tampil di bawah standar dalam laga ini.
"Kami tidak bermain di level terbaik kami," ujarnya.
Kimmich menyebut kebugaran pemain menurun drastis, yang berdampak pada ketidakmampuan menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Augsburg yang dinilai tampil lebih agresif dan memanfaatkan kelemahan Bayern.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah bagaimana Bayern memberikan respons yang tepat setelah kekalahan mengejutkan ini.
Jadwal Padat Bayern Sebelum Laga
Sebelum menjamu Augsburg, Bayern tercatat memainkan empat laga dalam waktu singkat: menang atas Wolfsburg 8-1, Koln 3-1, RB Leipzig 5-1, serta Union Saint-Gilloise 2-0 di Liga Champions.
Situasi ini menjadi sorotan utama karena padatnya jadwal diduga kuat menjadi penyebab menurunnya performa tim.
- Penulis :
- Gerry Eka








