
Pantau - Cabang olahraga para atletik menyumbangkan empat medali emas tambahan untuk Indonesia pada hari terakhir ASEAN Para Games (APG) 2025 yang digelar di Thailand, Minggu, 25 Januari 2026.
Emas pertama dipersembahkan oleh Angin Reza Pramana Perangin di nomor lempar cakram putra F43, F44 dengan lemparan sejauh 35,81 meter.
Pada nomor tersebut, Indonesia mendominasi podium dengan Yahya meraih perak dan Bili Yohanis membawa pulang perunggu.
Deretan Emas dari Lintasan dan Lapangan
Nomleni Alfin menyumbangkan emas kedua dari nomor lari 1.500 meter putra T20 dengan waktu 4 menit 31,12 detik.
Sementara itu, emas ketiga diraih oleh Ubaidillah Muhammad Dimas di nomor lompat jauh putra T11 dengan lompatan sejauh 5,19 meter.
Fauzi Ahmad menambah emas keempat dari nomor tolak peluru putra F37, menyusul performa gemilang rekan-rekannya di lintasan dan lapangan.
Tak hanya itu, cabang tolak peluru juga menyumbang satu medali emas tambahan lewat Priyanti Lia di nomor tolak peluru putri F44, dengan catatan lemparan sejauh 9,30 meter.
Tambahan Medali Perak dan Perunggu Lengkapi Capaian
Indonesia juga meraih medali perak dari nomor estafet universal kategori gabungan, dengan komposisi pelari Jaenal Aripin, Ni Made Arianti Putri, Nanda Mei Sholihah, dan Saptoyogo Purnomo.
Mereka mencatatkan waktu 47,78 detik, hanya terpaut tipis dari tim Thailand yang finis di posisi pertama dengan 47,21 detik.
Untuk medali perunggu, Indonesia mendapatkannya dari dua nomor:
Lari 800 meter putra T54, melalui Aripin Jaenal yang mencatatkan waktu 1:33,53
Lempar cakram F43
Dengan raihan ini, para atletik Indonesia menutup ASEAN Para Games 2025 dengan prestasi membanggakan dan menunjukkan dominasi di berbagai nomor lintasan dan lapangan.
- Penulis :
- Gerry Eka







