Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Aisah Wijayanti Persembahkan Lima Medali ASEAN Para Games 2025 Meski Tinggalkan Bayi Lima Bulan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Aisah Wijayanti Persembahkan Lima Medali ASEAN Para Games 2025 Meski Tinggalkan Bayi Lima Bulan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Turnamen catur. ANTARA/Ilustrasi/Net/pri. (ANTARA/Ilustrasi/Net))

Pantau - Atlet para catur putri Indonesia Aisah Wijayanti Putri Brahmana berhasil menyabet lima medali pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand meski harus meninggalkan bayinya yang baru berusia lima bulan selama masa pemusatan latihan nasional dan pertandingan.

Keberhasilan tersebut diraih Aisah setelah mengikuti pelatnas dan membela Indonesia di ajang olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara itu, meskipun anaknya baru lahir pada Agustus 2025.

Aisah menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari pengorbanan besar demi bangsa dan negara.

“Selama pelatnas saya harus menitipkan anak ke orang tua, rasanya sangat sedih meninggalkan anak yang baru lahir, tetapi demi Indonesia saya harus berjuang,” ungkapnya.

Pada ASEAN Para Games 2025, Aisah berhasil meraih tiga medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.

Raihan tersebut melampaui target pribadinya yang semula hanya menargetkan dua medali emas.

“Awalnya cukup sulit untuk mengalahkan lawan-lawan di cabang olahraga para catur, saya sempat kesulitan mendapatkan emas, namun berkat perjuangan akhirnya bisa meraih emas dari nomor cepat dan kilat,” ujarnya.

Selama berada di luar negeri, Aisah tetap memantau kondisi anaknya melalui sambungan telepon dan video call.

Pelatih para catur Indonesia Tedy Wiharto menyebut persaingan pada ASEAN Para Games 2025 Thailand semakin ketat, terutama dari atlet Vietnam dan Filipina.

Ia mengapresiasi kerja keras atlet yang mampu menjaga fokus di tengah tekanan turnamen.

Tedy berharap para atlet tetap menjaga konsistensi latihan setelah ajang ASEAN Para Games 2025 berakhir karena sejumlah kejuaraan tunggal telah menanti.

Dari ASEAN Para Games edisi ke-13, para pecatur nasional mempersembahkan total sembilan medali emas, 22 medali perak, dan tujuh medali perunggu, dengan Aisah Wijayanti Putri Brahmana menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak.

Kontingen Indonesia dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Selasa, 27 Januari, melalui penerbangan carter dari Bangkok dan mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah.

Penulis :
Ahmad Yusuf