
Pantau - Pelatih Satya Wacana Salatiga, Jerry Lolowang, melakukan evaluasi menyeluruh usai timnya kalah telak 75–99 dari Bogor Hornbills dalam laga lanjutan IBL 2026 di GOR Basket Prof. Dr. Susilo Wibowo, Semarang, Minggu malam, 8 Februari 2026.
Jerry menyebut kekalahan ini menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh timnya.
"Saya tahu hasilnya tidak sesuai harapan, kami sangat menyadari bahwa Bogor Hornbills sangat berbeda musim ini, karena skuad mereka lebih dalam, punya pemain dengan pergerakan yang bagus," ungkapnya.
Fokus Evaluasi: Rotasi, Efektivitas, dan Konsistensi
Evaluasi yang dilakukan tim pelatih mencakup rotasi pemain, efektivitas permainan, dan konsistensi sejak awal laga.
Jerry menilai Bogor Hornbills tampil sangat efektif karena memiliki kejelasan peran tiap pemain, pola serangan yang tertata, serta transisi yang dimanfaatkan secara maksimal.
Sementara itu, Satya Wacana dianggap gagal menjaga pergerakan bola, terutama pada dua kuarter awal yang menjadi titik balik ketertinggalan mereka.
"Rotasi sederhana yang seharusnya bisa kami jalankan justru banyak terhambat," ujarnya.
Evaluasi performa menjadi fokus utama dalam mempersiapkan pertandingan selanjutnya, terutama dalam menyikapi penggunaan format tiga pemain asing yang membutuhkan adaptasi cepat secara teknis dan strategi.
Perbaikan Skuad dan Fokus Jangka Panjang
Manajemen Satya Wacana kini sedang dalam proses mendatangkan pemain asing ketiga guna memperkuat kedalaman skuad.
Jerry mengakui adanya tekanan dari fans yang menantikan kemenangan pertama musim ini, namun ia tetap memilih fokus pada peningkatan performa tim.
"Saya tahu fan menunggu kemenangan pertama kami musim ini, tetapi saya hanya mau berfokus pada apa yang bisa kami kerjakan ke depan," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh elemen tim akan terus bekerja sesuai peran masing-masing untuk meningkatkan performa di sisa musim.
- Penulis :
- Gerry Eka







