
Pantau - Kementerian Pemuda dan Olahraga mempertegas komitmen diplomasi internasional dalam forum strategis The Conference of Government Representatives pada program SSEAYP 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand, dengan melibatkan 11 negara peserta untuk membahas arah masa depan program tersebut.
Delegasi Indonesia dalam forum itu diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora Yossi Ahmad Falah yang menegaskan keterlibatan Indonesia merupakan investasi karakter bagi pemuda Indonesia.
Yossi menyampaikan, "Kehadiran kita dalam forum ini sangat krusial dan strategis. Ini bukan hanya tentang memenuhi undangan, tetapi juga menunjukkan komitmen Indonesia dalam membina generasi muda yang berwawasan global, adaptif, serta mampu memperkuat hubungan antar-negara," ungkapnya.
Kemenpora memandang program Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program atau SSEAYP sebagai investasi jangka panjang yang sangat bernilai bagi masa depan diplomasi dan persahabatan regional.
Program tersebut juga dinilai penting dalam pengembangan karakter pemuda Indonesia serta menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan kolaborasi pemuda ASEAN dan Jepang sebagai motor penggerak solusi global.
Delegasi Pemuda Indonesia dalam forum itu mengusung tema Merakit: Meraih Asa untuk Bangkit yang menitikberatkan pada inovasi sosial dan semangat kolaborasi untuk menjawab tantangan Sustainable Development Goals atau SDGs.
Melalui program "Merakit", pemuda Indonesia berkomitmen menciptakan dampak nyata di masyarakat setelah kembali ke tanah air.
Forum tersebut juga menjadi ajang konsolidasi menyongsong perayaan emas 50 tahun SSEAYP pada 2027 dengan Indonesia bersama negara-negara sahabat memulai perencanaan matang untuk memastikan momentum bersejarah itu melahirkan pemimpin masa depan yang kompeten.
Administrator Cabinet Office of Japan Makino Masahiro mengapresiasi kontribusi aktif seluruh peserta forum.
Makino menyampaikan, "Kami sangat berharap, melalui program SSEAYP ini, dapat lahir pemimpin-pemimpin besar di masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi kawasan. Selain itu, yang tak kalah penting, program ini diharapkan senantiasa meningkatkan rasa persaudaraan, persahabatan, serta kesepahaman di antara negara-negara ASEAN dan Jepang," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







