
Pantau - Forward Houston Rockets Kevin Durant menyatakan keinginannya untuk kembali memperkuat tim nasional basket putra Amerika Serikat pada Olimpiade Los Angeles 2028 meski akan berusia 40 tahun saat ajang tersebut digelar.
Durant menegaskan ambisinya untuk tetap bersaing di level internasional belum pudar.
“Saya tidak ingin mencoret nama saya dari pertimbangan hanya karena saya lebih tua dan sudah pernah melakukannya sebelumnya,” ujarnya.
Ia mengaku telah menyampaikan niat tersebut secara langsung kepada Managing Director USA Basketball Grant Hill.
Durant juga menegaskan kecintaannya terhadap Team USA dan menyebut tim nasional sebagai bagian dari keluarganya di dunia basket.
“Grant memahami kecintaan saya untuk Team USA. Itu keluarga saya. Tingkat cinta yang saya miliki untuk organisasi ini tidak tertandingi, jadi saya ingin menjadi bagian darinya sampai saya berhenti bermain,” katanya.
Meski berstatus legenda dengan empat medali emas Olimpiade, Durant tidak mengharapkan pemanggilan otomatis ke dalam skuad asuhan Steve Kerr.
Ia menyadari tantangan fisik dan munculnya generasi pemain muda berbakat yang akan bersaing memperebutkan tempat di tim.
“Saya tahu betapa sulitnya keputusan itu bagi Grant, terutama dengan banyaknya pemain hebat yang akan muncul dalam satu setengah tahun ke depan. Saya sadar saya jauh lebih tua, jadi saya harus bekerja keras untuk layak masuk tim itu,” ujarnya.
Pada Olimpiade Paris 2024, Durant mencatat sejarah sebagai pebasket putra Amerika Serikat pertama yang meraih empat medali emas.
Durant menegaskan motivasinya bukan sekadar mengejar rekor, melainkan kebanggaan mengenakan seragam tim nasional.
“Saya hanya suka bermain untuk Team USA dan mewakili negara saya. Itu yang utama, mengenakan tulisan USA di dada dan mewakili tempat asal saya,” katanya.
Memasuki musim ke-18 di NBA, Durant masih tampil konsisten dengan rata-rata 25,9 poin per gim dan akurasi tembakan 50,7 persen, yang menjadi modal kuat untuk tetap diperhitungkan dalam upaya mempertahankan medali emas di Olimpiade 2028.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







