
Pantau - Ganda putri Indonesia Amalia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti atau Tiwi/Fadia bertekad memperbaiki fokus menjelang All England setelah kandas di semifinal German Open 2026.
Berita ini dimuat pada Minggu, 1 Maret 2026 pukul 03:44 WIB dengan waktu baca 2 menit dari Jakarta.
Tiwi/Fadia gagal melaju ke partai puncak German Open 2026 di Westenergie Sporthalle, Jerman, pada Sabtu setelah kalah dari pasangan China Li Ti Jing dan Wang Yu Duo dengan skor 18-21, 21-8, dan 19-21.
Amalia Cahaya Pratiwi menyatakan, "Jelas kami harus lebih fokus di poin-poin akhir. Terutama antisipasi bola-bola tanggung atau setengah-setengah, itu harus lebih siap lagi ke depannya,".
Evaluasi Permainan di Poin Akhir
Tiwi menjelaskan pada set pertama mereka sudah mendapatkan pola permainan yang diinginkan namun banyak kesalahan sendiri terjadi saat memasuki poin-poin akhir sehingga fokus menurun.
Pada set kedua, mereka mengubah pola permainan dan berhasil meredam lawan dengan selisih skor cukup jauh sebelum mempertahankan pola tersebut di set ketiga.
Tiwi mengakui pada set ketiga mereka terlalu bermain hati-hati dan cenderung ragu-ragu pada poin-poin akhir.
Ia menyatakan, "Padahal harusnya lebih berani ambil keputusan,".
Fadia juga mengakui kehilangan fokus pada akhir set pertama dan ketiga.
Ia menyatakan, "Di set pertama dan ketiga, terutama di akhir-akhir gim, kami terlalu hati-hati dan seperti takut melakukan kesalahan. Akhirnya justru jadi tidak lepas,".
Fokus Menuju All England
Setelah kekalahan tersebut, Tiwi/Fadia akan memulihkan kondisi dan bersiap menghadapi All England agar dapat tampil maksimal.
Fadia menyatakan, "Kalau besok ada kesempatan latihan, kami tetap mau latihan supaya lebih siap. Pastinya kami ingin memberikan yang terbaik di All England nanti,".
- Penulis :
- Gerry Eka







