Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

NTT Akan Gelar 22 Cabang Olahraga pada PON 2028, Stadion Sepak Bola Direnovasi untuk Upacara Pembukaan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

NTT Akan Gelar 22 Cabang Olahraga pada PON 2028, Stadion Sepak Bola Direnovasi untuk Upacara Pembukaan
Foto: Wagub Jonhni Asadoma saat rapat dengan pengurus KONI Pusat, NTB dan DKI Jakarta beberapa waktu lalu (sumber: Humas Pemprov)

Pantau - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma menyampaikan bahwa sebanyak 22 cabang olahraga dari total 62 cabang olahraga akan dipertandingkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ia mengatakan, "Sudah disepakati bahwa NTT akan menjadi tuan rumah untuk 22 cabang olahraga. Sisanya tersebar di NTB dan DKI Jakarta," saat ditemui di Kupang pada Selasa.

Pernyataan itu disampaikan saat dirinya menjelaskan hasil pertemuan antara KONI Pusat, KONI NTB, dan KONI DKI Jakarta yang berlangsung di Jakarta pada pekan sebelumnya.

Pertimbangan Efisiensi Anggaran

Johni menjelaskan pembagian cabang olahraga tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran pelaksanaan PON 2028.

Pemerintah pusat, kata dia, tidak menginginkan adanya pembangunan arena olahraga baru untuk ajang tersebut.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur diminta memanfaatkan arena olahraga yang sudah tersedia dan hanya melakukan renovasi ringan sesuai standar masing-masing cabang olahraga.

Menurutnya, terdapat sejumlah arena yang membutuhkan renovasi untuk memenuhi standar pertandingan.

Ia mengungkapkan, "Karena nanti, direncanakan menjadi lokasi upacara pembukaan PON 2028," terkait rencana renovasi besar pada stadion sepak bola.

Stadion tersebut dinilai memerlukan penataan dan peningkatan fasilitas secara signifikan guna mendukung pelaksanaan upacara pembukaan.

Revitalisasi Arena dan Dukungan Anggaran

Sejumlah arena yang sebelumnya sempat mangkrak juga akan direvitalisasi untuk mendukung pelaksanaan PON 2028 di Nusa Tenggara Timur.

Terkait kebutuhan anggaran, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ini masih mengandalkan anggaran daerah untuk persiapan awal.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan dan renovasi arena olahraga.

Pemerintah daerah di tingkat kota dan kabupaten juga diharapkan dapat bekerja sama menyiapkan arena yang ada agar pembiayaan tidak hanya bertumpu pada pemerintah provinsi.

Mengenai cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Nusa Tenggara Timur, Johni menyatakan hal tersebut masih dalam pembahasan lebih lanjut.

Penulis :
Arian Mesa