
Pantau - Idemitsu Honda Team Asia membidik kebangkitan pembalap Indonesia Mario Suryo Aji pada putaran keempat Moto2 2026 Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez pada 27-29 April setelah gagal meraih poin pada GP Amerika Serikat pekan lalu.
Evaluasi Performa Usai GP Amerika
Manajer tim Hiroshi Aoyama menyatakan tim akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk mengevaluasi performa demi mengembalikan daya saing Mario di barisan peraih poin.
"Secara keseluruhan, akhir pekan ini tidak berjalan seperti yang kami inginkan dan kami harus memahami dengan jelas di mana kami bisa meningkatkan performa," ungkapnya.
Ia menjelaskan Mario sempat menunjukkan potensi saat balapan di Austin dengan bertarung di posisi ke-15 sebelum terjatuh di lap akhir.
"Sayangnya Mario terjatuh menjelang akhir balapan saat sedang berjuang untuk zona poin, jadi ini menjadi hasil yang mengecewakan setelah akhir pekan yang sulit," ujarnya.
Aoyama menegaskan hasil tersebut belum mencerminkan potensi sebenarnya dan tim akan terus bekerja untuk tampil lebih kompetitif pada seri berikutnya.
"Kami akan tetap fokus, terus bekerja, dan mencoba kembali lebih kuat pada balapan selanjutnya," katanya.
Mario Aji Akui Kesalahan dan Fokus Bangkit
Mario Aji mengakui kesalahan pribadi membuatnya gagal menyelesaikan balapan meski sempat berpeluang meraih poin.
"Baik sebelum red flag maupun setelah restart, saya rasa balapannya cukup baik. Tapi pada akhirnya saya membuat kesalahan dan itu sepenuhnya tanggung jawab saya," ungkapnya.
Ia menambahkan hasil di Austin menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki pendekatan balapan ke depan.
"Yang terpenting sekarang adalah reset mental, memulihkan diri dengan baik, dan kembali dengan mentalitas yang lebih kuat di Jerez," ujarnya.
Pada GP Amerika Serikat, Mario gagal finis setelah terjatuh saat berada di posisi ke-15, sementara rekan setimnya Taiyo Furusato finis di posisi ke-18 dan balapan dimenangi Senna Agius diikuti Celestino Vietti serta Izan Guevara di podium.
- Penulis :
- Aditya Yohan









