HOME  ⁄  Olahraga

MGPA Perkuat Koordinasi dengan Pemda untuk Matangkan Persiapan MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

MGPA Perkuat Koordinasi dengan Pemda untuk Matangkan Persiapan MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika
Foto: Foto bersama Bupati Lombok Tengah Provinsi NTB Lalu Pathul Bahri dan Direktur Utama MGPA Ananda Mikola (sumber: Humas MGPA)

Pantau - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) guna mematangkan persiapan MotoGP Indonesia 2026 serta menyusun kalender kegiatan di Sirkuit Internasional Mandalika.

MGPA melalui Direktur Utama Ananda Mikola menegaskan bahwa penguatan koordinasi menjadi faktor penting untuk menyukseskan berbagai agenda balap internasional maupun nasional yang akan digelar di sirkuit tersebut.

Ia mengungkapkan, “Penguatan koordinasi menjadi kunci utama demi menyukseskan agenda balap internasional maupun nasional yang padat di sirkuit kebanggaan Indonesia.”

Persiapan Teknis dan Program Road to MotoGP

Dalam kunjungannya ke ruang kerja Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Ananda memaparkan sejumlah program strategis yang tengah dipersiapkan MGPA.

Salah satu pembahasan utama adalah kesiapan teknis Sirkuit Internasional Mandalika menjelang penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026.

Selain mempersiapkan pelaksanaan balapan utama, MGPA juga menyusun berbagai program pendukung melalui rangkaian kegiatan bertajuk Road to MotoGP.

Ia mengatakan, “Kami tidak hanya fokus pada hari pelaksanaan balapan. Rangkaian program pendukung bertajuk Road to MotoGP juga tengah disiapkan. Program pra-event ini direncanakan menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan banyak pihak.”

MGPA turut menyiapkan sejumlah kejutan untuk meningkatkan antusiasme masyarakat dari dalam maupun luar negeri terhadap MotoGP Indonesia.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia sekaligus memperluas promosi pariwisata NTB.

Ananda menyatakan, “Kami ingin memastikan seluruh persiapan MotoGP berjalan dengan baik melalui koordinasi yang erat bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.”

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MotoGP tidak dapat bergantung pada satu pihak saja sehingga dukungan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar pelaksanaan ajang tersebut memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dampak Ekonomi untuk Masyarakat Lokal

Setelah menyelesaikan agenda diskusi di Mataram, Ananda melanjutkan silaturahmi dengan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa dampak ekonomi dari setiap penyelenggaraan event di Mandalika harus dapat dirasakan secara langsung dan merata oleh masyarakat lokal.

Manfaat ekonomi tersebut diharapkan menjangkau berbagai sektor mulai dari akomodasi, transportasi, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan sirkuit.

Ananda menegaskan, “Mulai dari sektor akomodasi, transportasi, hingga para pelaku UMKM lingkar sirkuit.”

Ia menambahkan bahwa hubungan yang harmonis dan komunikasi dua arah antara MGPA dengan pemerintah daerah menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan eksistensi Sirkuit Mandalika pada masa mendatang.

Ananda menegaskan, “Kami percaya keberhasilan Mandalika tidak dapat dicapai sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pengelola kawasan, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh stakeholder.”

Penulis :
Leon Weldrick