
Pantau.com - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) sedang mengembangkan cabang olahraga Air Badminton. Maklum, bulu tangkis kali ini tidak bisa lagi dibatasi oleh ruangan. Terobosan ini yang melatarbelakangi BWF mengembangkan olahraga gaya baru di Indonesia Open 2019.
Secara sederhana, Air Badminton adalah sub-cabang olahraga bulu tangkis yang nantinya tidak akan dimainkan dalam ruangan melainkan outdoor. Para pemainnya nanti tidak perlu repot mencari maupun menyewa lapangan khusus karena olahraga ini bisa dimainkan di lapangan terbuka tanpa perlu khawatir laju kok terhambat angin.
Agar bisa dimainkan dengan leluasa, BWF pun menciptakan kok khusus untuk olahraga ini. Bentuk kok Air Badminton yang disebut AirShuttle ini punya perbedaan yang sangat mencolok dengan kok biasa, yakni mereka tidak menggunakan bulu apapun. Meski baru diperkenalkan sejak Mei 2019 lalu, ternyata olahraga ini pun mencuri banyak perhatian. Hal itu terlihat banyaknya masyarakat yang ikut mencoba permainan yang diperkenalkan dari hari pertama Indonesia Open 2019.
Baca juga: Miliki Paras Cantik, Ternyata Aya Ohori Tak Suka Dunia Model
Seorang pelajar, Ramadani datang ke Istora mengaku tidak mendapatkan tiket. Tapi ia dan teman-temannya tidak ingin pulang begitu saja, sehingga menutuskan untuk berkeliling dan mencoba berbagai permainan yang disediakan, ia pun ikut mencoba Air Badminton bersama kawannya.
“Bolanya lebih berat ya, silau juga karena kena matahari. Biasanya kan kita kalau main di dalam ruangan, tapi kalau untuk bermain-bermain sore asik sih,” kata Ramadhani usai mencoba permainan AirBadminton, saat ditemui pantau.com di Istora Senayan.
Berbeda dengan Fitri yang juga ikut bermain bersama dengan temannya, ia mengaku ingin merasakan permainan yang baru saja resmi diperkenalkan oleh BWF tersebut. Menurutnya tidak begitu menarik, walaupun ini adalah inovasi permainan baru tapi sangat disayangkan, karena masih kurang sempurna, masih banyak kekurangan.
Baca juga: Lewat Laga Sengit, Hendra/Ahsan Akhirnya ke Babak Kedua Indonesia Open
“Bolanya sih cenderung tak terlihat, karena kecil ya. Kalau menurut saya sih masih belum begitu menarik, apa lagi ditambah dengan bolanya kecil, warnanya ungu lagi jadi seperti kasat mata begitu,” kata Fitri.
Sedangkan yang menjaga stand permainan AirBadminton, Akmal mengatakan pihaknya sudah memperkenalkan olahraga baru ini dari hari pertama. Bedanya dari pertandingan bulu tangkis yang indoor adalah kok nya. Kok seperti plastik, dengan dilapisi karet dibawahnya, tetapi menggunakan raket dan lapangan seperti lapangan pada umumnya.
“Yang berbeda memang cuma di kok nya. Tapi kalau untuk lapangan dan raketnya menggunakan seperti biasanya di indoor ya. Semua bisa main kok, gratis kok tidak bayar kalau mau mencoba dan main,” ujar Akmal.
- Penulis :
- Tatang Adhiwidharta








