
Pantau - Polda Jawa Tengah mencatat penurunan signifikan angka pelanggaran lalu lintas selama Operasi Patuh Candi 2024 ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pelanggaran lalu lintas selama Operasi tersebut berlangsung mencapai 125.428 kasus.
"Ada penurunan sekitar 41 persen jika dibanding dengan operasi yang sama tahun lalu," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Sonny Irawan seperti dalam keterangannya, Kamis (1/8/2024).
Menurut Sonny, dari jumlah pelanggaran sebanyak itu, sebanyak 76.427 pelanggar ditindak dengan tilang elektronik atau ETLE. Pelanggaran lalu lintas selama operasi kata Sonny, didominasi oleh pengendara sepeda motor.
Adapun pelanggaran terbanyak, kata dia, yakni pelanggaran tidak memakai helm serta melanggar rambu lalu lintas atau melawan arus.
Selain penurunan jumlah pelanggaran, lanjut dia, angka kecelakaan lalu lintas pada operasi patuh tahun ini juga mengalami penurunan daripada tahun lalu.
"Angka kecelakaan mencapai 533 kejadian dengan jumlah korban meninggal dunia 13 orang," pungkasnya.
Sonny menyebutkan terdapat tiga hal yang menjadi pemicu terjadi kecelakaan saat berkendara, yakni kurang berhati-hati saat berbelok atau berpindah jalur, tidak menjaga jarak aman, serta tidak mengutamakan hak pejalan kaki.
- Penulis :
- Sofian Faiq








