
Pantau - GWM Australia resmi menarik 1.445 unit kendaraan hibrida dari pasar pada 2 Januari 2026, mencakup model Cannon Alpha, Tank 300, dan Tank 500 keluaran tahun 2025, karena masalah pada rangkaian kabel tegangan tinggi yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Cacat Produksi Kabel Berisiko Ganggu Sistem Kendali
Penarikan ini melibatkan model GWM Cannon Alpha Plug-In Hybrid, Tank 300 Hybrid, serta Tank 500 versi Hybrid dan Plug-In Hybrid yang telah dipasarkan di seluruh wilayah Australia.
Masalah utama terletak pada cacat produksi di rangkaian kabel tegangan tinggi, di mana cincin pelindung kabel tidak terhubung ke ground dengan semestinya.
Kondisi ini mengurangi efektivitas pelindung elektromagnetik dan dapat menyebabkan gangguan komunikasi antara sistem kabel dan kontrol mesin serta transmisi.
Gejala yang mungkin dialami pengemudi antara lain lampu peringatan menyala, penurunan torsi kendaraan, serta gangguan pada sistem pendinginan hibrida.
Gangguan ini dinilai berpotensi menurunkan performa kendaraan secara drastis dan meningkatkan risiko kecelakaan serius hingga fatal, baik bagi penumpang maupun pengguna jalan lain.
GWM Lakukan Penarikan dan Perbaikan Gratis
GWM menyatakan akan segera menghubungi seluruh pemilik kendaraan yang terdampak untuk melakukan perbaikan secara gratis di jaringan dealer resminya di Australia.
Langkah penarikan ini diumumkan secara resmi oleh Departemen Infrastruktur Australia sebagai bagian dari standar keselamatan kendaraan.
Penarikan ini menjadi bagian dari tren global di mana sejumlah produsen mobil besar seperti Hyundai, MG, Ford, dan Mercedes juga melakukan penarikan besar-besaran atas masalah teknis yang serupa.
Di tengah isu ini, GWM diketahui tetap melanjutkan ekspansi produksinya, termasuk memproduksi mobil listrik ORA 03 di Bogor serta meluncurkan edisi khusus Tank 300 Polar Edition.
- Penulis :
- Gerry Eka







