
Pantau - Pantau - Menpora Dito Ariotedjo sepakat dengan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan untuk membuat aplikasi pencegahan praktik korupsi penyelewengan anggaran di Kemenpora.
"Di Kemenpora ini kita banyak menyalurkan bantuan pemerintah atau hibah yang penggunanya itu adalah pihak ketiga bisa organisasi kepemudaan, bisa organisasi olahraga, baik itu KONI maupun KOI, di mana kita tahu itu bukan penyelenggara negara dan tidak terbiasa dengan pengelolaan APBN," kata Dito di gedung Kemenpora, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2023).
Dito menuturkan, aplikasi itu bakal di-launching Agustus 2023. Aplikasi ini memungkinkan publik melihat aliran duit anggaran di Kemenpora.
"Tadi masukan dari KPK sendiri akan lebih baik jika dibuka ke publik. Jadi publik bener-bener bisa melihat aliran dana itu cabang olahraganya berapa dan buat apa," ujar Dito.
Pilihan Redaksi
- 1TNI Rampungkan Jembatan Aramco di Aceh Tamiang, Akses Warga Pulih dan Ekonomi Mulai Bangkit
- 2Presiden Xi Jinping Tegaskan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global di Tengah Ketegangan Timur Tengah
- 3Pengamat Sebut Satgas Haji Polri Jadi Instrumen Strategis Pelayanan Publik dan Perlindungan Jamaah
- 4Wapres Gibran Soroti Minimnya Penerangan Saat Tinjau Sentra Pendidikan Mimika di Papua Tengah
- 5BRIN dan Kemdiktisaintek Segera Luncurkan Peta Jalan Riset Indonesia 2045 untuk Arahkan Inovasi Nasional
Terpopuler

Empat Tim Lolos ke Semifinal Liga Champions Asia, Duel Jepang vs Timur Tengah Tersaji












