
Pantau - Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy menyebut, sistem pemilu secara tertutup lebih menguntungkan pihaknya.
Pria yang akrab disapa Romy ini memaparkan, sepanjang sejarah pemilu di Indonesia, perolehan suara PPP lebih maksimal jika menggunakan sistem pemilu tertutup.
"Karena sejarah menunjukkan, angka-angka maksimal PPP diperoleh saat sistem pemilu tertutup," ujar Romy, Senin (6/3/2023).
Baca Juga: Diam-diam PDIP Godain PPP untuk Berkoalisi?
Meski begitu, ia mengatakan, PPP siap menghadapi sistem proporsional terbuka maupun tertutup dalam sebuah pemilu.
Hanya saja, menurutnya, sistem proporsional terbuka membutuhkan biaya yang lebih mahal, yakni dari segi penyelenggaraan oleh negara, serta biaya yang harus dikeluarkan oleh para caleg.
"Kita menyadari bahwa sistem proporsional terbuka cenderung berbiaya tinggi dan menonjolkan loyalitas personal kepada caleg ketimbang loyalitas atas nilai-nilai yang diperjuangkan sebuah partai politik," tutur dia.
Baca Juga: Megawati Perintahkan Jajaran Antisipasi Rencana Penundaan Pemilu 2024
Romy mengatakan, berdasarkan survei sejumlah lembaga, lambang partai paling ideologis adalah lambang PPP, lantaran asosiasinya sangat kuat dengan nilai-nilai perjuangan partai.
"Karena lambang kakbah lebih mudah disosialisasikan kepada pemilih, utamanya aktivis masjid dan pesantren," tutupnya.
Pria yang akrab disapa Romy ini memaparkan, sepanjang sejarah pemilu di Indonesia, perolehan suara PPP lebih maksimal jika menggunakan sistem pemilu tertutup.
"Karena sejarah menunjukkan, angka-angka maksimal PPP diperoleh saat sistem pemilu tertutup," ujar Romy, Senin (6/3/2023).
Baca Juga: Diam-diam PDIP Godain PPP untuk Berkoalisi?
Meski begitu, ia mengatakan, PPP siap menghadapi sistem proporsional terbuka maupun tertutup dalam sebuah pemilu.
Hanya saja, menurutnya, sistem proporsional terbuka membutuhkan biaya yang lebih mahal, yakni dari segi penyelenggaraan oleh negara, serta biaya yang harus dikeluarkan oleh para caleg.
"Kita menyadari bahwa sistem proporsional terbuka cenderung berbiaya tinggi dan menonjolkan loyalitas personal kepada caleg ketimbang loyalitas atas nilai-nilai yang diperjuangkan sebuah partai politik," tutur dia.
Baca Juga: Megawati Perintahkan Jajaran Antisipasi Rencana Penundaan Pemilu 2024
Romy mengatakan, berdasarkan survei sejumlah lembaga, lambang partai paling ideologis adalah lambang PPP, lantaran asosiasinya sangat kuat dengan nilai-nilai perjuangan partai.
"Karena lambang kakbah lebih mudah disosialisasikan kepada pemilih, utamanya aktivis masjid dan pesantren," tutupnya.
- Penulis :
- Aditya Andreas









