
Pantau - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep menyatakan kegiatan kirab budaya PSI di Tegal menjadi bagian dari sosialisasi partai dengan pendekatan membumi dan dekat dengan tradisi lokal.
Ia mengatakan, “Kami ingin hadir dengan cara yang menyenangkan, terbuka, dan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. Politik harus bisa berjalan seiring dengan kebudayaan, bukan meninggalkannya,” kata Kaesang dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Kaesang menegaskan PSI ingin memastikan kegiatan politik tidak terlepas dari akar kebudayaan masyarakat setempat.
Konsep kirab kebudayaan dipilih agar proses perkenalan partai tetap menghormati, merawat, dan merayakan nilai budaya yang hidup di tengah warga.
Kirab budaya tersebut diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
Kegiatan melibatkan pelaku UMKM serta seniman lokal sebagai bagian dari rangkaian acara.
PSI menyebut ruang promosi, apresiasi, dan perputaran ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga.
Partai tersebut meyakini kemajuan daerah akan semakin kuat jika politik, kebudayaan, solidaritas sosial, serta pemberdayaan UMKM dan seniman bergerak bersama.
Sebelumnya jajaran pengurus PSI mendatangi lokasi pengungsian bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal.
PSI menyalurkan kebutuhan dasar bagi korban terdampak bencana tersebut.
Kaesang menyampaikan, “Selain kirab kebudayaan yang dilaksanakan PSI hari ini, DPP PSI juga telah turun langsung menyerahkan bantuan bencana tanah bergerak kemarin,” kata Kaesang.
- Penulis :
- Gerry Eka







