
Pantau - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw menekankan pembiayaan APBN untuk pembangunan infrastruktur harus berjalan tepat sasaran dan tepat waktu saat memimpin Kunjungan Kerja Reses bersama Wakil Gubernur DIY dan jajaran di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan DIY, Kota Yogyakarta.
Roberth menyampaikan “Wilayah DIY sejak dulu kaya akan warisan budaya. Dari sisi geografis, posisinya sangat strategis. Kami ingin memastikan pembangunan maupun pembenahan infrastruktur dan transportasi di DIY berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,”.
Ia menilai posisi strategis DIY di tengah Pulau Jawa membuat pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut berdampak signifikan terhadap sistem transportasi nasional.
Ketersediaan sarana dan prasarana dinilai mampu mendorong peningkatan investasi, memacu pertumbuhan ekonomi, serta memperlancar distribusi logistik yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komisi V DPR RI dijadwalkan meninjau sejumlah titik strategis antara lain Yogyakarta International Airport (YIA) dan integrasi kereta api bandara dengan Stasiun Tugu.
Rombongan juga akan melihat progres pembangunan Tol Solo–Yogyakarta di Gerbang Tol Purwomartani.
Peninjauan tersebut bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyampaikan “Infrastruktur tidak boleh dipandang sekadar beton dan baja, melainkan sebagai instrumen pemerataan akses, penguatan daya saing daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Forum pertemuan dengan Komisi V DPR RI ini bagi kami menjadi ruang dialog konstruktif untuk menyampaikan capaian, tantangan, serta kebutuhan dukungan kebijakan ke depan,”.
- Penulis :
- Gerry Eka








