
Pantau - Kiper Polandia Wojciech Szczesny mengakui bahwa ia bermain secara gratis pada musim pertamanya bersama Barcelona, sebagaimana disampaikan dalam wawancaranya dengan majalah GQ Poland yang kemudian dikutip Football Italia.
Keputusan Bergabung dan Kisah di Balik Pemutusan Kontrak
Szczesny menceritakan proses dirinya bergabung dengan Barcelona setelah sebelumnya mengumumkan pensiun pada musim panas 2024.
"Tiga hari sebelum saya resmi mengumumkan pensiun, saya bilang ke Lewandowski: ‘Saya sudah tidak mau lagi bermain untuk klub mana pun kecuali Barcelona’," ungkapnya.
Ia mengatakan ketika telepon dari Barcelona datang, ia langsung menerima tawaran tersebut tanpa berpikir panjang.
"Mereka pasti sudah tahu bahwa saya akan sangat mudah diyakinkan. Saya tidak kehilangan gairah untuk sepak bola, saya hanya tidak antusias dengan tawaran-tawaran dari klub-klub top 10 lainnya. Bukan soal nego gaji, saya tidak mau bermain hanya demi uang," ujarnya.
Szczesny menjelaskan bahwa seluruh gaji yang diterimanya dari Barcelona pada tahun pertama sepenuhnya digunakan untuk membayar denda pemutusan kontrak lebih awal dengan Juventus.
"Saya bermain secara gratis di musim pertama bersama Barcelona. Semua uang yang saya terima dari Barcelona persis sama dengan jumlah yang harus saya bayarkan ke Juventus karena mengakhiri kontrak setahun lebih awal," katanya.
Di Juventus, posisinya tergusur setelah kedatangan Michele Di Gregorio sehingga ia memilih mengakhiri kontraknya lebih cepat dengan denda sebesar dua juta euro.
Barcelona menawarkan gaji dengan nominal yang sama persis dengan besaran denda tersebut.
"Dari sisi finansial, saya benar-benar bermain gratis di Barcelona. Namun, saya tidak menyesal sama sekali. Ini tentang mimpi, bukan uang," ujarnya.
Peran Penting Szczesny dan Kontribusi untuk Barcelona
Szczesny direkrut pada Oktober 2024 sebagai pengganti Marc-André ter Stegen yang mengalami cedera panjang.
Setelah bergabung, ia menjadi pemain penting dan membantu Barcelona meraih tiga gelar domestik pada musim 2024/25, yakni LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








