
Pantau - Grup musik Weird Genius dan PORIS sukses membuka konser Rich Brian bertajuk Where Is My Head? pada Sabtu malam, 29 November 2025, di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, dengan penampilan yang energik dan memikat ribuan penonton.
Weird Genius Bawakan Remix dan Hits Populer
Weird Genius yang digawangi oleh Reza Arap, Eka Gustiawan, dan Roy Leonard tampil memukau lewat lagu-lagu bergenre EDM dan synth-pop.
Mereka membawakan sejumlah karya populer seperti “LATHI” dan “Sweet Scar” yang disambut antusias oleh penonton.
Reza Oktavian atau Reza Arap menyapa penonton dengan semangat, “Semuanya angkat tanganmu ke atas”, dan berhasil menghidupkan atmosfer stadion.
Tak hanya lagu orisinal, Weird Genius juga menghadirkan remix dari lagu-lagu populer dunia, seperti:
“Love Story” milik Taylor Swift
“Cry For You” dari SIDEPICE
“Synergy” dari Vertigos & Pedro Sena
Seluruh lagu dibawakan dalam aransemen khas Weird Genius yang penuh kejutan dan nuansa elektronik.
PORIS Bawa Semangat Hip-Hop dan Seruan Sosial
Tampil sebagai pembuka lainnya, grup hip-hop PORIS turut memeriahkan konser dengan gaya enerjik dan penuh pesan sosial.
Beranggotakan Vhanz, Bhanz, Azura, Obryins, toxicdev!, Wicigo Shawty, DB Mandala, dan GACE, grup ini membawakan sejumlah lagu seperti:
“Di Bawah Bulan”
“Di Atas Atap”
“ICON”
“Siapa Tu Sapa”
PORIS juga menyuarakan dukungan kemanusiaan melalui seruan “Free Palestine” di atas panggung, yang disambut tepuk tangan penonton.
Penampilan mereka ditutup dengan lagu “Anak Kampung Lifestyle Rockstar” yang menyuarakan semangat dari akar budaya lokal.
“Kami adalah anak kampung di sini, tapi gue rockstar”, ucap salah satu anggota grup, menyampaikan pesan bahwa kreativitas tak mengenal batas tempat asal.
Konser Perdana Konsep Baru Tur Dunia Rich Brian
Konser Where Is My Head? World Tour 2025 merupakan bagian dari tur dunia Rich Brian yang dimulai dari Jakarta.
Konser ini menjadi penampilan perdana Rich Brian dengan konsep tur terbarunya yang disajikan secara langsung kepada publik.
Acara ini dipromotori oleh ALOKA dan menjadi ajang kolaborasi lintas genre serta ruang bagi musisi lokal tampil di panggung berskala internasional.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti







