
Pantau - Film "Autopsy: Dead Body Can Talk" resmi diluncurkan pada Sabtu, 29 November 2025 di Gedung Bakti Dharma Waspada STIK Polri, Jakarta Selatan, mengangkat kisah nyata perjalanan karier dokter forensik Polri, Brigjen Polisi Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M., Sp.F.
Kisah Nyata, Ilmiah, dan Supranatural
Film ini terinspirasi dari pengalaman Dr. Sumy Hastry dalam mengungkap berbagai kasus janggal dan pembunuhan yang pernah viral di Indonesia.
Disutradarai dan diproduksi oleh PT RINS Prime Entertainment bekerja sama dengan PT Karya Kreatif Utama, film ini menawarkan pendekatan yang unik, yakni perpaduan antara scientific crime investigation dan fenomena supranatural.
Direktur PT RINS Prime Entertainment, Rina Laurentie Sindunata, menjelaskan, "Film ini dibuat dengan tujuan menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya autopsi dalam pembuktian ilmiah sebuah tindak pidana."
Dalam film ini, ditampilkan secara detail bagaimana metode ilmiah dalam dunia forensik dipadukan dengan intuisi serta pengalaman metafisik yang dialami langsung oleh Dr. Sumy Hastry.
Dr. Sumy mengungkapkan keterkejutannya ketika diminta menjadi tokoh utama dalam sebuah film.
"Pertama kali diberitahu Mbak Rina, saya kaget dan nggak percaya. Saya sering dipanggil podcast, tapi tidak pernah terpikirkan untuk difilmkan," ungkapnya.
Selain mengisahkan berbagai kasus besar, film ini juga menggali sisi personal Dr. Sumy, termasuk alasan ia memilih jalur kedokteran forensik sebagai profesi.
Proses Produksi Profesional dan Aktor Ternama
AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., yang terlibat dalam proses produksi, menyebutkan bahwa film ini mengusung genre horor forensik berbasis kisah nyata.
"Film horor itu banyak, tapi kalau yang 'based on true event', itu lebih menggugah masyarakat", ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa adegan forensik dalam film ini digarap secara profesional dengan dukungan pelatihan singkat dan pendampingan dari konsultan forensik.
"Kami ada training singkat tentang forensik. Ibu menyediakan konsultan yang membantu tim prostetik agar darahnya, cara memotongnya, semuanya akurat. Supranatural yang muncul bukan dibuat-buat. Itu 'based on her story'", jelas Rina.
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor ternama Indonesia, antara lain Masayu Anastasia yang memerankan Dr. Sumy Hastry, serta Samuel Rizal, Ge Pamungkas, Rifnu Wakana, Ryuka Bunga, dan aktor pendukung lainnya.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti







