
Pantau - Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyampaikan rasa simpati kepada Ruben Amorim setelah Manchester United resmi memecat pelatih asal Portugal tersebut dari jabatannya.
Arteta menilai pemecatan Amorim sebagai situasi yang menyedihkan karena menyangkut rekan sesama pelatih yang harus kehilangan pekerjaannya di level tertinggi sepak bola.
Pernyataan simpati itu disampaikan Arteta dalam konferensi pers jelang laga Arsenal melawan Liverpool pada Rabu, 7 Januari 2026, sebagaimana dikutip dari BBC.
Arteta mengungkapkan, “Selalu sedih melihat kolega kehilangan pekerjaan,” sebagai bentuk empati terhadap kondisi yang dialami Amorim.
Meski bersimpati, Arteta menegaskan bahwa tekanan besar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pekerjaan sebagai pelatih di level tertinggi.
Ia menjelaskan bahwa seorang pelatih membutuhkan dukungan penuh dari staf dan para pemain untuk bisa bertahan di tengah tekanan kompetisi.
Arteta menambahkan bahwa hasil pertandingan menjadi penentu utama nasib seorang pelatih di dunia sepak bola modern.
Arteta menegaskan, “Kami tahu posisi kami. Anda butuh dukungan dari staf dan para pemain. Pada akhirnya, Anda harus memenangi banyak pertandingan kalau tidak ingin kehilangan pekerjaan. Itulah kenyataan dan kodrat dari pekerjaan ini.”
Manchester United secara resmi mengumumkan pemecatan Ruben Amorim pada Senin, 5 Januari 2026.
Amorim menangani Manchester United selama kurang lebih 14 bulan sejak ditunjuk sebagai pelatih utama.
Selama masa kepemimpinannya, Amorim mencatatkan 25 kemenangan, 15 hasil imbang, dan 23 kekalahan dari total 63 pertandingan di semua kompetisi.
Dari catatan tersebut, persentase kemenangan Amorim hanya mencapai 38,1 persen.
Persentase kemenangan itu menjadi yang terburuk di antara manajer Manchester United sejak berakhirnya era Sir Alex Ferguson.
Di ajang Liga Inggris, performa Amorim juga dinilai mengecewakan setelah hanya meraih 15 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 19 kekalahan dari 47 pertandingan.
Tingkat kemenangan tersebut bahkan tidak mencapai sepertiga dari total laga Liga Inggris yang dijalani.
Arteta menilai kondisi yang dialami Amorim mencerminkan kerasnya dunia kepelatihan, terlebih saat menangani klub sebesar Manchester United.
Sementara itu, Arsenal tengah menjalani musim yang impresif dengan berada di puncak klasemen Liga Inggris.
Arsenal juga memimpin klasemen league phase Liga Champions hingga pertengahan musim kompetisi.
- Penulis :
- Aditya Yohan








