
Pantau - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan motivasi kepada para santri saat melakukan kegiatan silaturahmi dan Safari Ramadhan di Pondok Pesantren Azzainiyyah di Sukabumi Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut Bahlil membuka motivasinya dengan menceritakan latar belakang kehidupannya yang berasal dari keluarga sederhana.
Ia mengatakan, "Saya lahir dari keluarga yang ekonominya tidak beruntung. Ibu saya itu hanya tukang pembantu di rumah orang. Ayah saya buruh bangunan. Saya sejak SMP sudah jadi kondektur angkot di terminal, jualan kue".
Bahlil menegaskan bahwa latar belakang keluarga tidak menentukan masa depan seseorang.
Ia menyampaikan kesuksesan masa depan ditentukan oleh tekad dan usaha masing-masing individu.
Ia meyakini para santri juga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan apabila memiliki semangat dan kerja keras.
Ia mengatakan, "Jadi, bagi anak-anak saya yang anak yatim piatu, anak yatim, atau yang ekonominya tidak mampu seperti saya dulu, kalian harus semangat menaklukkan masa depan itu. Bukan yang pintar mengalahkan yang bodoh, bukan yang kaya mengalahkan yang miskin, bukan yang kuat mengalahkan yang lemah, tetapi yang cepat akan mengalahkan yang lambat".
Ceritakan Perjalanan Hingga Jadi Ketua Umum Golkar
Bahlil mencontohkan dirinya yang terus berjuang dengan cepat, tangguh, dan memiliki daya juang hingga akhirnya dapat menjadi Ketua Umum Partai Golkar.
Ia menyebut kesempatan tersebut terbuka karena Partai Golkar merupakan partai yang menerima semua kader tanpa membedakan suku agama dan ras.
Ia mengatakan, "Menurut saya, dalam sejarah peradaban politik bangsa Indonesia, partai yang bisa mengklaim dirinya sebagai partai terbuka yang syaratnya adalah ketua umumnya sudah pernah dari Sumatera sampai Papua baru hanya Partai Golkar".
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti








