Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Rajawali Medan Kalahkan KBS di Kandang, Pelatih dan Pemain Sama-Sama Tak Puas Meski Tampil Maksimal

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rajawali Medan Kalahkan KBS di Kandang, Pelatih dan Pemain Sama-Sama Tak Puas Meski Tampil Maksimal
Foto: (Sumber: Pelatih Kepala Rajawali Medan Efri Meldi (kiri) dan salah satu pemain Brandone Francis memberikan keterangan usai laga tandang IBL Gopay 2026 di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/1/2026). (Aris Wasita).)

Pantau - Rajawali Medan berhasil menumbangkan Kesatria Bengawan Solo (KBS) dengan skor tipis 78-81 dalam laga tandang Indonesian Basketball League (IBL) Gopay 2026 yang digelar di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu, 11 Januari 2026.

Meski kalah, KBS sempat memimpin pertandingan dari kuarter pertama hingga kuarter ketiga, sebelum akhirnya disalip di menit-menit akhir.

KBS tampil tanpa pemain asing karena masih terkendala administrasi, sehingga hanya menurunkan pemain lokal sepanjang pertandingan.

KBS Tampil Gigih, Fokus Jadi Evaluasi

Pelatih Kepala KBS, Anthony Garbelotto, tetap mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang tampil maksimal meski tanpa kehadiran pemain impor.

"Ini bagus buat kami ke depannya, di saat kami bisa bermain bersama impornya pasti akan main lebih bagus," ujarnya.

Ia juga mengakui beberapa pemain mengalami kelelahan karena harus bermain lama tanpa rotasi dari pemain asing.

Salah satu pemain KBS, Abraham Wenas, menyampaikan rasa kecewa atas kekalahan yang diderita timnya.

"Kami enggak mikir pakai lokal atau impor. Yang pasti kami enggak menang. Kurang fokus di finishing-nya. Kami harus perbaiki di finishing-nya," ungkapnya.

Rajawali Menang, Tapi Belum Puas

Di sisi lain, meski menang, Rajawali Medan tidak sepenuhnya puas dengan performa mereka.

Brandone Francis menyebut timnya harus meningkatkan permainan meskipun berhasil meraih kemenangan.

"Mereka bermain keras, memberikan perlawanan hari ini. Walaupun Rajawali menang tapi enggak puas karena di awal KBS memimpin poin," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi awal yang baik namun bukan alasan untuk lengah di pertandingan berikutnya.

Pelatih Kepala Rajawali Medan, Efri Meldi, yang musim lalu melatih KBS, juga menyoroti permainan agresif dari tim tuan rumah.

"Situasi KBS hari ini dengan kemarin berbeda. Setelah permainan kemarin (melawan RANS Simba), hari ini mereka mainnya nothing to lose. Itulah yang berbahaya dari pemain lokal dan itulah basket, tapi win is win," katanya.

Efri pun memberikan apresiasi kepada atmosfer pertandingan dan dukungan dari suporter Solo.

"Saya ngerasain sendiri karena saya pernah di Solo. Suporternya ngeri," ujarnya.

Penulis :
Gerry Eka
Editor :
Gerry Eka