
Pantau - Alvaro Arbeloa resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Real Madrid pada Senin, 12 Januari 2026, menggantikan Xabi Alonso yang diberhentikan sehari setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Penunjukan Arbeloa menandai babak baru dalam upaya Real Madrid membalikkan situasi setelah menjalani musim yang penuh tekanan.
Percaya pada Skuad dan Akademi, Arbeloa Siap Bangkitkan Madrid
Arbeloa menyatakan keyakinannya bahwa Real Madrid masih memiliki kualitas dan mental juara untuk kembali bersaing di semua kompetisi.
"Kami semua telah melihat pertandingan-pertandingan terakhir dan usaha besar yang ditunjukkan para pemain di final Piala Super Spanyol," ujarnya.
"Kami memiliki skuad yang hebat, dengan pemain-pemain yang siap menghadapi apa pun. Ada pemain di sini yang telah memenangkan enam Liga Champions, dan seolah itu cepat dilupakan. Hal itulah yang membuat Real Madrid menjadi klub terbaik dalam sejarah," lanjutnya.
Pelatih berusia 43 tahun ini sebelumnya menangani tim cadangan Real Madrid, Castilla.
Ia menegaskan komitmennya terhadap pengembangan pemain muda lulusan akademi.
"Kami memiliki akademi terbaik di dunia. Pemain lulusan akademi Real Madrid tersebar di seluruh dunia. Mereka memiliki peluang besar tampil di tim utama selama saya menjadi pelatih," tegas Arbeloa.
Kini, ia memimpin tim utama dengan peluang meraih tiga gelar musim ini: Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.
Reuni dengan Klub dan Tantangan Besar di Depan
Arbeloa memiliki ikatan kuat dengan Real Madrid sejak masih menjadi pemain muda di akademi klub.
Ia sempat berkarier di Liverpool mulai 2007 dan bermain bersama Xabi Alonso sebelum kembali ke Madrid pada 2009.
Di era Jose Mourinho, Arbeloa menjadi bagian penting dari skuad utama Los Blancos.
Arbeloa juga mengungkapkan bahwa ia sempat berbicara dengan Xabi Alonso sebelum menerima tawaran menjadi pelatih.
Meski enggan membeberkan isi pembicaraan, ia menegaskan hubungan baiknya dengan Alonso tetap terjaga.
Sepanjang musim ini, Real Madrid sempat mengalami kekalahan penting, termasuk dari Liverpool dan Manchester City di Liga Champions, serta Atletico Madrid dan Celta Vigo di Liga Spanyol.
Meski demikian, Madrid sempat mencatat lima kemenangan beruntun sebelum kalah di final Supercopa.
Kemenangan atas Barcelona di El-Clasico bulan Oktober juga sempat diwarnai insiden yang melibatkan Vinicius Junior.
Arbeloa mengaku antusias bekerja dengan Vinicius dan menyebut pemain itu tampil impresif di final terakhir.
Ia menegaskan semua pemain kini mendapatkan awal baru di bawah kepemimpinannya.
"Semua pemain memulai dari nol bersama saya. Ini adalah awal yang baru untuk semua," ujarnya.
Terkait masa depannya, Arbeloa tidak mengungkapkan durasi kontraknya dan hanya menyatakan bahwa ia akan terus bertugas selama Real Madrid masih menginginkannya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








