Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

PSSI dan Kemendikdasmen Perkuat Pembinaan Sepak Bola Pelajar Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

PSSI dan Kemendikdasmen Perkuat Pembinaan Sepak Bola Pelajar Nasional
Foto: (Sumber: Ketua umum PSSI Erick Thohir (kiri) dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti (kanan) menjawab pertanyaan pewarta setelah acara PSSI Awards di Studio 6 Emtek, Jakarta, Sabtu (28/3/2026). (ANTARA/RAUF ADIPATI).)

Pantau - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan PSSI mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat pembinaan sepak bola di Indonesia melalui level pendidikan.

Erick Thohir mengatakan dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan sepak bola usia dini.

“Ya alhamdulillah, kita PSSI dapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, di mana sekarang dengan grassroots yang kita sudah lakukan selama ini tidak cukup,” ujarnya.

Kemendikdasmen memberikan kesempatan kerja sama dengan PSSI untuk penyelenggaraan pertandingan sepak bola di tingkat SD, SMP, dan SMA.

“Pak Menteri memberikan kesempatan buat kami untuk bekerja sama nanti untuk pertandingan di tingkat SD, SMP, SMA untuk sepak bola. Terima kasih, Pak,” kata Erick.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut.

“Terima kasih juga Pak Erick atas kerjasamanya selama ini dan kita terus berkomitmen untuk melakukan usaha-usaha bersama dengan PSSI untuk mencari bakat-bakat sepak bola Indonesia yang saya yakin ada dari sekian juta murid Indonesia untuk bisa menjadi pemain top nasional dan juga membawa Indonesia di level internasional,” ujarnya.

Program Gala Siswa Indonesia yang menjadi bagian pembinaan sepak bola juga mendapat penghargaan dalam PSSI Awards.

Selain pembinaan usia dini, Erick juga menyoroti perkembangan tim nasional Indonesia.

Ia mengaku lega atas kemenangan timnas Indonesia dalam FIFA Series melawan St Kitts and Nevis.

Erick meminta timnas tampil berani saat menghadapi Bulgaria sebagai bagian dari peningkatan kualitas tim.

“Dan pertandingannya menurut saya sangat baik karena kita diberi kesempatan juga bertanding dengan ranking 87 dunia, Bulgaria. Dulu ada Dimitar Berbatov, sekarang tidak tahu ada siapa, tapi ya beranilah lawan lah, ya. Kita harus coba yang terbaik sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Pertandingan tersebut menjadi bagian dari roadmap pembentukan tim nasional ke depan.

Erick menegaskan pembangunan tim nasional membutuhkan proses panjang.

“Ini juga sebagai roadmap yang diharapkan oleh pelatih John Herdman untuk mulai mempersiapkan tim ini, soliditas untuk pertandingan-pertandingan besar berikutnya. Dan seperti yang saya sampaikan, John juga bikin statement bagus bahwa membangun tim nasional itu bukan sekejap, tapi perlu proses yang panjang. Beliau sampaikan komitmen beliau, ya tinggal kita mendukung,” katanya.

Penulis :
Gerry Eka