
Pantau - Pelatih tim nasional Italia Gennaro Gattuso mengaku sangat terpukul setelah gagal mengantarkan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 usai kalah dari Bosnia-Herzegovina dalam babak play-off Kualifikasi zona Eropa di Stadion Bilino Polje, Zenica.
Adu Penalti Jadi Penentu Kekalahan Italia
Italia harus mengakui keunggulan Bosnia-Herzegovina melalui adu penalti dengan skor 1-4 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit pertandingan.
Gattuso menyatakan, "Ini terasa sakit (setelah gagal lolos), tapi saya bangga pada pemain saya. Mereka tidak layak mendapatkan pukulan seperti ini karena perjuangan yang mereka lakukan di lapangan".
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Italia yang kini tiga kali berturut-turut gagal lolos ke ajang Piala Dunia.
Terakhir kali Italia tampil di Piala Dunia adalah pada tahun 2014 yang digelar di Brasil.
Gattuso Minta Maaf dan Soroti Status Italia
Gattuso menilai kegagalan ini tidak dapat diterima mengingat Italia merupakan salah satu negara besar sepak bola dunia dengan empat gelar juara dunia.
Ia mengatakan, "Ini adalah kemunduran besar; saya rasa tidak adil bagi kami untuk pergi keluar hari ini. Secara pribadi, saya minta maaf karena saya tidak berhasil menyelesaikannya".
Secara pribadi, Gattuso juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik Italia atas kegagalan meraih tiket ke Piala Dunia 2026.
Terkait masa depannya sebagai pelatih, Gattuso belum ingin membahas hal tersebut.
Ia menegaskan, "Berbicara tentang masa depan saya hari ini tidak penting. Yang penting adalah mencapai Piala Dunia, dan kami menyesal".
- Penulis :
- Shila Glorya








