
Pantau - Pelatih Liverpool Arne Slot menyebut laga melawan Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions UEFA sebagai kesempatan kedua bagi timnya yang tengah dilanda inkonsistensi performa musim ini.
Liverpool akan menghadapi PSG setelah sebelumnya menelan kekalahan telak 0-4 dari Manchester City pada perempat final Piala FA.
Di sisi lain, PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan 3-1 atas Toulouse dalam lanjutan Ligue 1.
Slot Tekankan Momentum Kebangkitan
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Slot menegaskan pentingnya laga ini sebagai titik balik bagi timnya.
"Saya melihat ini sebagai tantangan sekaligus kesempatan kedua," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kesempatan menghadapi tim sekelas PSG harus dimanfaatkan untuk membuktikan kualitas Liverpool.
"Dalam hidup, mendapatkan kesempatan kedua itu hal yang baik. City dan PSG mirip dari segi kualitas dan gaya bermain. Ini kesempatan bagi kami untuk membuktikan bahwa kami bukan tim yang tampil buruk selama 20 menit di Etihad, melainkan tim yang tampil solid di 35 menit awal," ia mengungkapkan.
Rekor Pertemuan dan Evaluasi Performa
Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua antara Liverpool dan PSG setelah sebelumnya bertemu di babak 16 besar Liga Champions musim lalu.
Pada pertemuan tersebut, PSG sempat kalah 0-1 di leg pertama, namun berhasil bangkit di leg kedua di Anfield dan menang melalui adu penalti.
Slot menilai perbedaan utama musim ini terletak pada komposisi skuad kedua tim.
"Perbedaan besar adalah PSG mempertahankan skuadnya, sementara tim kami cukup berubah dibanding musim lalu," ujarnya.
Ia juga menyoroti inkonsistensi performa Liverpool sepanjang musim ini sebagai tantangan yang harus diatasi.
"Memang benar performa kami tidak konsisten musim ini. Jawabannya ada dalam sejarah klub ini. Liverpool selalu mampu bangkit di saat sulit. Kami sudah beberapa kali bangkit, tetapi juga kembali terjatuh. Sekarang kami harus menunjukkan mentalitas itu lagi—terus bangkit setelah kekecewaan," kata Slot.
Sebagai contoh, ia menyebut performa Liverpool saat menghadapi Galatasaray yang menunjukkan dua sisi berbeda.
"Contoh terbaru adalah melawan Galatasaray kami tampil buruk di tandang, tetapi sangat baik di kandang. Jawabannya sudah ada, tetapi melakukannya tidak mudah," ia menambahkan.
- Penulis :
- Arian Mesa








