
Pantau - Pelatih Olympique de Marseille Habib Beye mengaku lega setelah timnya mengakhiri rentetan kekalahan dengan kemenangan 3-1 atas Metz dalam lanjutan Liga Prancis 2025/2026 di Stadion Orange Velodrome, Jumat waktu setempat.
Kemenangan ini menjadi penting bagi Marseille yang sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun di kompetisi domestik.
"Rasanya menyenangkan karena momentumnya negatif setelah dua kekalahan. Di OM, kami tidak bisa menerima itu, termasuk penggemar mendukung kami," ungkap Beye.
Jalannya Pertandingan dan Gol Penentu
Marseille membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-13 meski permainan tim dinilai masih belum stabil.
Beye menyebut laga berjalan sulit terutama di babak pertama karena timnya tampil tegang dan kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang.
"Seharusnya kami bisa mencetak satu gol lagi. Tim sedikit tegang. Namun, gol ketiga datang di akhir pertandingan. Selisih gol positif. Tiga poin ini memberi kami kepuasan yang nyata," ujarnya.
Gol tambahan Marseille dicetak oleh Igor Paixao pada menit ke-48 dan Hamed Traore pada masa tambahan waktu, sementara Metz sempat membalas lewat Giorgi Tsitaishvili satu menit setelah gol kedua Marseille.
Dampak Kemenangan bagi Klasemen
Hasil ini membawa Marseille naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan 52 poin dari 29 pertandingan.
Marseille kini terpaut 11 poin dari Paris Saint-Germain yang masih kokoh di puncak klasemen Liga Prancis.
Kemenangan ini juga mengakhiri tren negatif setelah sebelumnya Marseille kalah dari AS Monaco dan Lille.
"Anda selalu bisa berharap kualitas yang lebih baik dalam pertandingan, tetapi dalam pertandingan terakhir, Anda harus menang. Anda harus menghargai kemenangan, kemenangan yang tidak mudah diraih. Ada kepuasan dalam meraih tiga poin," kata Beye menambahkan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








