HOME  ⁄  Sepakbola

Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif sebagai Kunci Tottenham Hindari Degradasi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif sebagai Kunci Tottenham Hindari Degradasi
Foto: (Sumber : Pelatih baru Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi. (Tottenham Hotspur).)

Pantau - Pelatih Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi menegaskan bahwa mentalitas positif menjadi faktor utama untuk menyelamatkan timnya dari ancaman degradasi di Liga Inggris musim 2025/2026.

Fokus pada Mentalitas Tim

De Zerbi menyatakan bahwa perubahan gaya bermain bukan prioritas utama saat ini, melainkan menjaga kondisi mental para pemain agar tetap kuat di tengah tekanan.

Ia mengungkapkan, "Pekerjaan saya saat ini bukan untuk mengubah gaya bermain. Saya memang melakukan dua atau tiga perubahan saat menguasai bola dan tanpa bola, tetapi hal terpenting bukan itu. Yang krusial adalah mentalitas kami untuk tetap positif."

Tottenham saat ini terpuruk di posisi ke-18 klasemen dengan 30 poin dari 32 pertandingan dan belum meraih kemenangan dalam 14 laga terakhir.

Tekanan Degradasi dan Kondisi Tim

De Zerbi mengakui timnya sedang berada dalam situasi sulit dan membutuhkan energi serta semangat baru untuk bangkit.

Ia mengatakan, "Kami harus menemukan energi dan semangat yang tepat. Saat mereka bersama saya sepanjang pekan, mereka akan menemukan pelatih yang positif karena saya percaya pada mereka."

Ia menambahkan, "Mereka manusia dan mungkin sedang terlalu tertekan. Kami harus tetap bersatu, semakin dekat, memperbaiki detail permainan, dan menjadi lebih baik dari sisi mentalitas."

Tottenham kini tertinggal dua poin dari West Ham United di batas aman dan hanya meraih satu poin dari delapan laga terakhir.

Selain itu, Spurs juga terancam kehilangan kapten Cristian Romero yang mengalami cedera, De Zerbi menyatakan, "Saya berharap ini bukan masalah besar bagi kami karena dia pemain yang sangat penting."

Tottenham dijadwalkan menghadapi Brighton & Hove Albion pada laga berikutnya dalam upaya keluar dari zona degradasi.

Penulis :
Aditya Yohan