
Pantau-Di era digital yang semakin maju, penipuan melalui link palsu (phishing) kian marak terjadi. Penipuan ini bertujuan mencuri data pribadi seperti kata sandi, nomor kartu kredit, hingga identitas pribadi.
Agar tidak menjadi korban, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah sebuah link adalah palsu:
1. Perhatikan URL dengan Cermat
Link palsu seringkali terlihat mirip dengan situs resmi, tetapi memiliki perbedaan kecil, seperti:
- Domain yang salah: Misalnya,
g00gle.com(menggunakan angka 0) atautokoped1a.com(mengganti huruf “i” dengan angka 1). - Ekstensi domain aneh: Situs resmi biasanya menggunakan domain populer seperti
.com,.co.id, atau.org. Hati-hati dengan domain tidak umum seperti.xyzatau.top.
Tips: Pastikan URL yang diakses persis sama dengan situs resmi dan tidak memiliki tambahan karakter aneh.
2. Hati-hati dengan Link yang Pendek (Shortened URL)
Penipu sering menggunakan layanan pemendek URL seperti bit.ly untuk menyembunyikan alamat asli yang mencurigakan. Untuk memeriksa tujuan link asli:
- Gunakan layanan pratinjau seperti CheckShortURL atau tambahkan
+di akhir link Bitly untuk melihat ke mana tujuan akhirnya.
Baca juga: Begini Cara Mudah Mengetahui Penipuan di WhatsApp
3. Cek Sertifikat Keamanan (HTTPS)
Situs yang aman biasanya menggunakan protokol HTTPS (bukan HTTP). Anda bisa melihat ikon gembok di sebelah kiri URL pada browser. Meski demikian, ingat bahwa tidak semua situs HTTPS aman, namun situs palsu jarang memilikinya.
Tips: Jangan memasukkan data sensitif di situs yang tidak memiliki protokol HTTPS.
4. Periksa Tata Bahasa dan Desain Situs
Situs palsu seringkali memiliki:
- Kesalahan ejaan atau tata bahasa.
- Desain yang kurang profesional. Jika Anda merasa ada yang janggal dari tampilan atau isi situs tersebut, segera tinggalkan.
5. Jangan Klik Link yang Dikirim Melalui Pesan Tak Dikenal
Penipu sering mengirim link palsu melalui SMS, email, atau aplikasi pesan instan dengan tawaran menggiurkan atau ancaman. Jika mendapatkan pesan mencurigakan:
- Jangan langsung klik link tersebut.
- Cek terlebih dahulu dengan menghubungi pihak resmi atau mencari informasi di situs web resmi.
6. Gunakan Alat Keamanan Tambahan
Manfaatkan alat-alat berikut untuk memeriksa keamanan link:
- Google Safe Browsing: https://transparencyreport.google.com/safe-browsing/search
- VirusTotal: https://www.virustotal.com/ untuk memindai apakah link berpotensi berbahaya.
7. Selalu Update Informasi
Penipuan online terus berkembang. Pastikan Anda selalu memperbarui informasi mengenai tren penipuan terbaru serta menggunakan perangkat lunak keamanan yang selalu diperbarui.
- Penulis :
- Wira Kusuma









