Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Meta Nonaktifkan Akses AI Characters untuk Remaja Jelang Persidangan di AS

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Meta Nonaktifkan Akses AI Characters untuk Remaja Jelang Persidangan di AS
Foto: (Sumber: Ilustrasi fitur karakter AI di platform milik Meta. ANTARA/Meta.)

Pantau - Meta resmi menonaktifkan akses terhadap fitur AI characters bagi seluruh pengguna remaja di platform globalnya, termasuk Instagram, Facebook, dan Messenger.

Kebijakan ini diambil menjelang persidangan Meta di New Mexico, Amerika Serikat, terkait tuduhan bahwa perusahaan tidak cukup melindungi anak-anak dari risiko eksploitasi seksual di platformnya.

Meski demikian, Meta menegaskan bahwa mereka tidak menghentikan pengembangan fitur tersebut secara permanen.

Perusahaan berencana menghadirkan versi baru dari pengalaman AI dengan perlindungan dan kontrol tambahan yang lebih ketat bagi orang tua.

Tanggapan Orang Tua dan Fitur Pengawasan

Langkah ini disebut Meta sebagai respons terhadap masukan dari para orang tua yang menginginkan kontrol yang lebih besar serta transparansi dalam interaksi anak-anak mereka dengan kecerdasan buatan.

Pada Oktober sebelumnya, Meta sempat memperkenalkan pratinjau fitur kontrol orang tua untuk AI characters.

Fitur tersebut mencakup kemampuan untuk memantau topik percakapan, memblokir karakter tertentu, serta menonaktifkan seluruh interaksi remaja dengan AI characters.

Alih-alih merilis fitur ini secara bertahap, Meta memilih menonaktifkan sementara akses bagi remaja hingga versi baru siap diluncurkan.

Penghentian akses ini berlaku bagi pengguna yang terdaftar sebagai remaja berdasarkan tanggal lahir, serta akun yang mengklaim sebagai orang dewasa namun terindikasi remaja melalui sistem prediksi usia buatan Meta.

Dalam blog resminya, Meta menyatakan bahwa versi terbaru dari AI characters nantinya akan memiliki:

  • kontrol orang tua secara bawaan,
  • respons AI yang disesuaikan dengan usia pengguna,
  • pembatasan topik pada bidang pendidikan, olahraga, dan hobi.

Tekanan Regulator dan Langkah Industri

Keputusan Meta ini mencerminkan peningkatan pengawasan dari regulator terhadap perusahaan media sosial, khususnya yang beroperasi dengan teknologi AI.

Selain kasus di New Mexico, Meta juga akan menghadapi persidangan lain atas tuduhan bahwa platformnya memicu kecanduan media sosial di kalangan remaja.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, dijadwalkan memberikan kesaksian dalam persidangan tersebut.

Langkah serupa juga diambil oleh perusahaan teknologi lain.

Character.AI kini membatasi percakapan terbuka bagi pengguna di bawah usia 18 tahun.

Sementara itu, OpenAI telah memperkenalkan aturan perlindungan baru untuk remaja, termasuk sistem prediksi usia untuk membatasi akses terhadap konten sensitif.

Penulis :
Ahmad Yusuf