
Pantau - SanDisk resmi menggandeng King Aloy sebagai Wajah Campaign TechShift dalam kolaborasi strategis berskala nasional yang lahir dari momen pop culture viral di media sosial.
SanDisk merupakan perusahaan teknologi global yang memproduksi berbagai solusi penyimpanan data berbasis flash memory.
King Aloy yang dikenal publik melalui akun media sosial Mister Aloy menjadi sorotan setelah tampil sebagai narasumber dalam podcast Kejar Setoran bersama Praz Teguh di kanal YouTube Tuah Kreasi.
Dalam podcast tersebut, Aloy menceritakan pengalamannya mengganti ponsel demi mendapatkan kapasitas penyimpanan lebih besar untuk kebutuhan konten.
“Gue ganti Hp biar penyimpanannya lebih gede aja. Soalnya, memori Hp sebelumnya kecil. Soalnya gue ngonten bikin foto, video, jadi ribet,” ujar Aloy dalam podcast tersebut.
Menanggapi hal itu, Praz Teguh memperkenalkan produk SanDisk Phone Drive sebagai solusi penyimpanan.
“Ini nih SanDisk Phone Drive, tinggal colok, bisa untuk Hp iOS maupun Android. Semua data di Hp bisa dipindahkan ke dalam SanDisk Phone Drive,” jelas Praz.
Dalam suasana bercanda, Praz meminta King Aloy mengenakan SanDisk Phone Drive sebagai kalung.
“Pakai kalung SanDisk biar dapet project,” ucap Praz.
King Aloy mengenakan kalung SanDisk sepanjang podcast dan berjoget sambil memakainya serta memberikan kode verbal kepada SanDisk.
“Yang penting flashdisk-nya SanDisk,” kata Aloy.
Viral dan Respons Organik Netizen
Momen spontan tersebut menjadi viral dan memicu respons organik dari netizen tanpa promosi berbayar.
Podcast Kejar Setoran yang menampilkan King Aloy dan Praz Teguh ditonton 2,9 juta kali dalam dua minggu dan menembus 1 juta penayangan dalam kurang dari tiga hari.
Video klip hasil user generated content (UGC) dan akun repost mencatat hampir 40 juta views.
Konten di akun TikTok dan Instagram King Aloy ditonton lebih dari 1,3 juta kali.
Netizen mulai mencari informasi produk SanDisk yang digunakan King Aloy, bertanya di kolom komentar, hingga berinteraksi dalam sesi live shopping.
Strategi Berbasis Budaya Internet
King Aloy sebelumnya sempat viral melalui kreasi racikan Indomie goreng dan Indomie ayam bawang serta konten penjualan buah dengan gaya humoris.
Ia aktif memproduksi konten komedi di TikTok dan Instagram serta bergabung dalam program Marapthon bersama Reza Arap dan rekan-rekan pada 2025.
Karakter King Aloy dinilai dekat dengan kultur internet dan mudah menjadi trendsetter sehingga relevan dengan audiens digital masa kini.
Melihat respons positif dan tingginya engagement, SanDisk menilai King Aloy sebagai figur tepat untuk menjadi Wajah Campaign TechShift.
Efek kampanye semakin menguat setelah perilisan konten resmi pasca penetapan tersebut dengan penggunaan Template CapCut yang dapat diakses pengguna TikTok untuk memperluas jangkauan secara organik melalui partisipasi komunitas.
Kolaborasi ini dinilai menunjukkan budaya internet dapat menjadi fondasi strategi brand yang kuat serta menjadi contoh kampanye yang otentik, relevan, dan berbasis komunitas.
- Penulis :
- Aditya Yohan







