Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Erick Thohir Minta BUMN dan Swasta Bersaing Bangun Indonesia

Erick Thohir Minta BUMN dan Swasta Bersaing Bangun Indonesia Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, minta BUMN dan swasta bersama-sama bersaing membangun Indonesia menjadi negara maju. Sebab, pihaknya sudah membangun sebuah ekosistem dengan baik.

"Saya sudah bangun ekosistem, ayo sama-sama bersaing membangun Indonesia menjadi negara maju, sehingga kita dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing," ujar Erick Thohir dalam CNBC Economic Outlook di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Ia mempersilakan perusahaan swasta untuk melakukan kerja sama bisnis dengan BUMN. Namun dengan catatan transparan dan terbuka. "Silakan berpartner dengan BUMN tapi dengan yang baik, jangan BUMN diakali karena banyak juga teman-teman swasta yang mengakali dengan menaruh seseorang di dalamnya supaya bisnisnya jalan terus. Tidak apa-apa bisnis bisa jalan terus, asalkan transparan dan terbuka, itu diperlukan," ujar Erick Thohir.

Baca juga: Dear Millenials, Usaha Pertanian Begitu Menjanjikan Lho!

Ia mengingatkan, agar BUMN tidak menjadi ladang uang bagi kelompok tertentu, dengan begitu BUMN bisa menjadi alat untuk kesejahteraan rakyat.

"Jangan sampai taruh orang di dalam sekedar menggerogoti BUMN-nya. Kalau ada apa-apa dengan BUMN rakyat akan kehilangan Rp467 triliun per tahun. Apakah itu bebannya mau dikembalikan ke swasta? Kan tidak. Dengan ini saya berharap, saya ingin swasta bekerja sama dengan BUMN tapi saya titip jangan diakali," tegas Erick Thohir.

Dalam kesempatan itu, ia juga memastikan akan mencopot direksi yang berusaha untuk menggerogoti atau membangkrutkan BUMN.

Baca juga: 7 Daftar Menteri yang Pernah Menulis Buku, Ada yang Sampai 21 Judul Lho!

"Keluhan swasta juga akan saya dengarkan, tapi musti win-win, berpartner yang baik agar hasilnya baik, toh sama-sama kepentingannya satu, yakni dividennya baik," kata Erick Thohir.

Ia menambahkan dengan sistem yang dibangun secara baik, maka dapat dipastikan juga sumbangan laba BUMN ke negara akan terus meningkat.

"Jangan sampai kontribusi yang kita berikan ke negara turun. Apalagi di era disrupsi. Sebuah usaha harus punya sistem yang baik, orang yang baik agar bisa survive. Karena itu saya pastikan dividen kepada negara, dan net profit meningkat," tukas Erick Thohir.
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: