Pantau Flash
15.126 Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh
Ketua Dewan Positif COVID-19, Gedung DPRD Bogor Disterilisasi
Kebijakan Tarik 'Rem Darurat' Dianggap Berhasil, Anies Perpanjang PSBB
Selama Periode 2016-2020 Tercatat 157 Pegawai KPK Telah Mengundurkan Diri
Presiden Jokowi Sebut Pemerintah Tak Bisa Sendirian Atasi COVID-19

Hari Ketiga PSBB Ketat, Rupiah Masih Menguat Rp14.823 per USD

Hari Ketiga PSBB Ketat, Rupiah Masih Menguat Rp14.823 per USD Mata uang Rupiah dan Dolar. (Foto: Antara)

Pantau.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (16/9/2020) menguat di hari ketiga PSBB ketat. Namun, rupiah berpotensi tertekan jelang pengumuman hasil rapat bank sentral AS The Federal Reserve.

Rupiah masih menguat 22 poin atau 0,15 persen menjadi Rp14.823 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.845 per dolar AS.

Baca juga: Cek Rekening, Begini Tata Cara Pemberian BSU dari Pemerintah

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, dolar AS terlihat berbalik menguat terhadap nilai tukar regional.

"Pasar keuangan terlihat dalam mode "wait and see" pagi ini menjelang pengumuman hasil rapat bank sentral AS dini hari nanti," ujar Ariston.

Sebelumnya, lanjut Ariston, dolar AS tertekan karena ekspektasi kebijakan The Fed masih akan lebih longgar untuk membantu memulihkan ekonomi AS di masa pandemi.

Baca juga: Rupiah Ditutup Menguat Rp14.880 per USD, Dampak Pidato Presiden Jokowi

Ariston memperkirakan hari ini rupiah berpotensi tertekan di kisaran Rp14.800 per dolar AS hingga Rp14.900 per dolar AS.

Pada Selasa 15 September 2020 lalu, rupiah ditutup menguat 35 poin atau 0,24 persen menjadi Rp14.845 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.880 per dolar AS.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: