Pantau Flash
Pesawat Lionair Misi Medis Meledak di Filipina, Seluruh Penumpang Tewas
Olimpiade Ditunda, Jepang Pertanyakan Siapa yang Akan Bayar Tagihan
Bogor Siapkan Dua Skenario Lockdown Berkaca dari DKI Jakarta
Dua Pasien RS Darurat Wisma Atlet Meninggal Dunia
Polisi Siapkan Skenario Pembatasan Akses Menuju dan Keluar Jakarta

Menkeu Pantau Kenaikan Status Virus Korona di Singapura

Menkeu Pantau Kenaikan Status Virus Korona di Singapura Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan memonitor situasi di Singapura setelah negara itu menaikkan penilaian sistem waspada wabah penyakit (dorscon) virus korona dari level kuning ke level oranye.

"Kami akan monitor situasi di Singapura mengenai masalah korona, nanti kami lihat," katanya usai jumpa pers terkait dana desa dan bantuan operasional sekolah di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Pemerintah Singapura menyebutkan sistem dorscon, terdiri empat jenis kategori, yakni hijau, kuning, oranye, dan merah. Peningkatan level itu terkait dengan adanya warga yang dinyatakan positif virus corona, padahal tidak memiliki riwayat perjalanan ke China.

Baca juga: Gara-Gara Virus Korona, Seventeen dan Baekho Batal Konser

"Dengan status oranye ini, Pemerintah Singapura mengumumkan beberapa langkah pencegahan untuk meminimalisir risiko penularan virus di masyarakat," sebutnya dalam rilis.

Langkah pencegahan yang dilakukan antara lain, mengumumkan apabila ada pihak yang ingin melakukan kegiatan dalam skala besar, pihak penyelenggara harus melaksanakan pengukuran suhu badan.

Selain itu, melarang peserta yang terindikasi flu atau demam serta yang memiliki riwayat perjalanan ke Tiongkok untuk menghadiri kegiatan tersebut. Pemerintah Singapura juga membatasi kunjungan ke lembaga pra-sekolah dan perawatan usia lanjut.

Hingga kini, terdapat tiga kasus baru positif novel coronavirus (2019-nCoV), sehingga total menjadi 33 orang teridentifikasi positif. Sebelumnya, seorang warga negara Indonesia juga positif mengidap virus korona dan menjadi kasus ke-21 di Singapura.

WNI tersebut diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan ke China, Namun, diduga tertular dari pemberi kerja yang juga sebelumnya positif virus korona.

Baca juga: Pemerintah Singapura Keluarkan Dana Rp200 Juta Tangkal Virus Korona

Kedutaan Besar RI di Singapura meminta seluruh warga negara Indonesia di negara setempat untuk terus waspada, terkait dengan peningkatan status risiko itu.

"KBRI juga mengimbau seluruh WNI di Singapura untuk tetap waspada," kata Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana dalam siaran pers yang diterima di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu 8 Februari 2020.

KBRI Singapura mengharapkan setiap WNI mengikuti langkah-langkah yang ditetapkan dalam kondisi status oranye oleh pemerintah Singapura, yang dapat diakses di https://www.moh.gov.sg/news-highlights/details/risk-assessment-raised-to-dorsconorange.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: