Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Kemenpar Promosikan Kampanye #GoBeyondOrdinary di ITB Berlin 2026, Targetkan Devisa Rp16,89 Triliun

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenpar Promosikan Kampanye #GoBeyondOrdinary di ITB Berlin 2026, Targetkan Devisa Rp16,89 Triliun
Foto: (Sumber : Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana (kiri) menerima penghargaan Travelers’ Choice Awards Best of the Best 2026 dari Senior Director of Media Hotel and Growth Tripadvisor Justien Reid (kanan) di sela pembukaan Paviliun Indonesia di Berlin Expo Center City, Jerman, Selasa, (3/3/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata).)

Pantau - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menggelar kampanye #GoBeyondOrdinary dalam ajang pameran pariwisata ITB Berlin 2026 untuk menarik wisatawan potensial yang dapat meningkatkan devisa negara.

Pameran pariwisata internasional tersebut berlangsung pada 3 hingga 5 Maret 2026 di Berlin Expo Center City, Jerman.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa kampanye #GoBeyondOrdinary menekankan penciptaan nilai tambah melalui prinsip inklusivitas, keberlanjutan, serta pengalaman wisata yang berkualitas.

Kementerian Pariwisata menghadirkan Paviliun Indonesia dalam ajang ITB Berlin 2026 dengan melibatkan 93 pelaku industri pariwisata dari 11 provinsi di Indonesia.

Pelaku industri yang terlibat mencakup penyedia akomodasi, pengelola destinasi wisata, agen perjalanan atau operator tur, desa wisata, restoran, serta penyedia jasa pariwisata lainnya.

Calon pembeli layanan pariwisata yang melakukan pertemuan di Paviliun Indonesia berasal dari berbagai kawasan dunia.

  • Sebagian besar berasal dari Eropa sebanyak 88,38 persen.
  • Selain itu terdapat calon pembeli dari Asia sebanyak 10,29 persen.
  • Calon pembeli dari Amerika tercatat sebanyak 2,73 persen.
  • Dari Australia sebanyak 1,17 persen.
  • Dari Afrika sebanyak 0,78 persen.
  • Sementara dari Timur Tengah sebanyak 0,65 persen.

Partisipasi Indonesia dalam ITB Berlin 2026 menghasilkan potensi transaksi sebanyak 479.434 wisatawan potensial.

Jumlah tersebut setara dengan potensi penerimaan devisa negara sebesar Rp14,91 triliun.

Selain mengikuti pameran, Kementerian Pariwisata juga melaksanakan misi penjualan dalam kegiatan pra-pameran ITB Berlin 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 23 hingga 26 Februari 2026 di Kota Amsterdam di Belanda serta di Kota Düsseldorf dan Stuttgart di Jerman.

Dalam rangkaian misi penjualan tersebut, kementerian berhasil menarik 63.519 wisatawan potensial.

Jumlah tersebut diperkirakan dapat menghasilkan devisa sebesar Rp1,98 triliun.

Secara keseluruhan dari kegiatan ITB Berlin 2026 dan rangkaian misi penjualan pra-pameran, Indonesia berhasil menarik total 542.953 wisatawan potensial.

Total potensi devisa yang dapat dihasilkan dari kegiatan tersebut mencapai Rp16,89 triliun.

Kementerian Pariwisata juga melaksanakan misi penjualan pasca-pameran di Kota Warsawa di Polandia, Budapest di Hungaria, Zagreb di Kroasia, dan Milan di Italia pada 9 hingga 16 Maret 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di masing-masing kota.

Widiyanti menyampaikan bahwa capaian di ajang ITB Berlin 2026 menunjukkan tingginya minat pasar internasional terhadap produk pariwisata Indonesia.

Dalam kunjungan kerjanya di Jerman, Menteri Pariwisata juga melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal UN Tourism Shaikha Al Nowais serta Menteri Pariwisata dan Kebudayaan India Gajendra Singh Shekhawat.

Selain itu, Menteri Pariwisata menerima penghargaan Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination dari platform TripAdvisor serta mengunjungi Haus der Indonesischen Kulturen di Berlin.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti