HOME  ⁄  Nasional

Revitalisasi Keraton Lewat Inovasi Kreatif Dinilai Mampu Dongkrak Nilai Ekonomi dan Pelestarian Budaya

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Revitalisasi Keraton Lewat Inovasi Kreatif Dinilai Mampu Dongkrak Nilai Ekonomi dan Pelestarian Budaya
Foto: Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekonomi Kreatif Dadam Mahdar dalam diskusi di acara pembukaan pameran lukisan Revitalisasi Keraton Nusantara di Jakarta, Jumat 24/4/2026 (sumber: ANTARA/Fitra Ashari)

Pantau - Dadam Mahdar menyatakan revitalisasi keraton dapat dilakukan melalui inovasi berbasis pengalaman kreatif yang mampu menjaga pelestarian budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi keraton di berbagai wilayah Nusantara.

Inovasi Kreatif Dorong Nilai Tambah Keraton

Dadam menjelaskan bahwa ekonomi kreatif berperan penting dalam memberikan nilai tambah dari sesuatu yang sudah ada melalui inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.

Ia menilai keraton tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi besar jika dikembangkan dengan pendekatan kreatif.

Salah satu contoh inovasi dilakukan di Keraton Solo, Jawa Tengah, melalui konsep royal dining atau jamuan makan ala kerajaan yang menghadirkan pengalaman langsung bagi masyarakat.

Pengalaman tersebut memungkinkan pengunjung menikmati kuliner khas kerajaan sekaligus mengenal nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, inovasi ini turut mendukung subsektor kuliner agar makanan lokal semakin dikenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Penggunaan storytelling dalam produk kreatif berbasis budaya keraton juga dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus memperkuat makna pelestarian budaya.

Dadam menyampaikan, "Bagaimana memonetisasi budaya yang dimiliki oleh suatu keraton sehingga bisa menghasilkan, keraton bukan hanya istilahnya ‘produk’ sendiri, tapi, makanannya, bajunya, kriyanya memberdayakan pegiat sekitar keratonnya. Jadi ,keraton mendapatkan keuntungan, para pegiat atau masyarakat di sekitar yang kreatif juga mendapatkan keuntungan," ungkapnya.

Pemberdayaan Masyarakat dan Potensi Digital

Revitalisasi keraton juga dinilai dapat mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar melalui pengembangan produk kreatif seperti kuliner, busana, dan kerajinan.

Struktur bangunan keraton yang memiliki nilai arsitektur tinggi dapat dimanfaatkan sebagai kekayaan intelektual yang memiliki nilai ekonomi.

Selain itu, ikon keraton berpotensi dikembangkan ke dalam subsektor kreatif digital seperti desain gim dan animasi video.

Pemanfaatan kekayaan intelektual tersebut juga dapat menjadi bagian dari upaya diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional.

Dadam menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian untuk mengoptimalkan revitalisasi keraton agar seluruh potensi ekonomi dapat dimaksimalkan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi keraton, tetapi juga bagi masyarakat serta pelaku ekonomi kreatif di sekitarnya.

Penulis :
Shila Glorya