Pantau Flash
5 Orang Meninggal Korban Longsor di Manado
BNPB Umumkan Korban Meninggal Akibat Gempa Majene Sebanyak 46 Jiwa
Jakarta Catatkan Kasus Baru COVID-19 Terbanyak, Sulawesi Barat Nihil
Leo/Daniel Kalah, Ganda Putra Indonesia Gagal Melaju ke Final Thailand Open
Gempa Bumi Tektoknik Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Pesan Pertama Syahrul Yasin Limpo Setelah Menjabat Menteri KKP Ad Interim

Pesan Pertama Syahrul Yasin Limpo Setelah Menjabat Menteri KKP Ad Interim Menteri Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Humas Kementan)

Pantau.com - Menteri Syahrul Yasin Limpo mengadakan rapat koordinasi bersama para pejabat Eselon 1 dan 2 KKP di Ruang Manatee, Gedung Mina Bahari 1, di kantor pusat KKP Jakarta (3/12/2020). Ia menerima penugasan resmi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim (sementara).

"Saya diamanatkan Presiden tadi jam 9 untuk melaksanakan tugas Kementerian Kelautan dan Perikanan Ad Interim, sementara, di dalam mengawal aktivitas-aktivitas rutin yang ada di dalam Kementerian Kelautan dan Perikanan," kata Syahrul Yasin Limpo.

Baca juga: Di Era Kepemimpinan Mentan Syahrul, Kementan Raih Sederet Penghargaan

Dalam pertemuan internal tersebut, Menteri Syahrul meminta agar para pejabat lingkungan KKP untuk terus termotivasi. Mengingat tantangan meyiapkan pangan menjadi tugas utama kementerian Pertanian dan KKP. "Saya hadir untuk melanjutkan tugas-tugas besar yang tetap harus diselesaikan diakhir tahun ini. Karenanya kita harus bekerjasama," papar Syahrul.

Ia juga menambahkan akan banyak berkomunikasi terkait pelaksanaan tugas dengan Sekjen dan Inspektorat Jenderal KKP. Pria asal Sulawesi Selatan ini berkomitmen agar KKP bisa mempercepat penyerapan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2020 di sisa tahun ini.

Bahkan dirinya ingin agar program 2021 tetap harus terkendali dan dipersiapkan sesuai dengan konsep dan perencanaan yang telah ada.

Baca juga: Edhy Prabowo Tersangka, Luhut Jabat Menteri KKP ad Interim

Penunjukkan Menteri Syahrul tertulis dalam surat nomor B-3863/MARVES/MARITIM/RT.01.00/XI/2020 tertanggal 22 November 2020. Penunjukkan Syahrul sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim berkaitan dengan surat Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Surat itu pada intinya memohon izin kepada Presiden bahwa Menko Luhut Pandjaitan melakukan perjalanan dinas luar negeri selama 2-10 Desember 2020 sehingga Kepala Negara diminta menunjuk Syahrul sebagai pengganti sementara.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: