Pantau Flash
Bursa Saham Kawasan Naik, IHSG Menguat 15,07 Poin
Eijkman: Flu Babi Membawa Semua Gen yang Pernah Menimbulkan Pandemi
Sudah Ada 29.919 Orang di Indonesia yang Sembuh dari COVID-19
Nadiem Tegaskan Kebijakan: Belajar Merdeka Memiliki Daya Saing Kuat
Pratikno: Janagan Ribut Lagi Soal Reshuffle, Progres Kabinet Berjalan Bagus

Izinkan Reklamasi di Ancol, Anies Dinilai Langgar Janji Kampanye

Izinkan Reklamasi di Ancol, Anies Dinilai Langgar Janji Kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Pantau.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta membatalkan perluasan Ancol yang terindikasi reklamasi dan mencabut Keputusan Gubernur Nomor 237 Tahun 2020.

Keputusan Gubernur tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Tekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 hektare (ha) dan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 ha itu, menurut Koordinator Relawan Jaringan Warga (Jawara) Anies-Sandi, Sanny A Irsan, telah melanggar janji kampanye saat Pilkada DKI tahun 2017.

"Semoga Pak Anies Baswedan dapat segera membatalkan rencana reklamasi di Ancol dengan membatalkan Kepgub 237 Tahun 2020 agar tidak mengecewakan masyarakat Jakarta khususnya warga di pesisir utara Jakarta," ujar Sanny A Irsan di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Baca juga: Anies Menang Kasasi MA Soal Pencabutan Izin Reklamasi Pulau H

Sanny mengaku ada tanda tanya terutama untuk wilayah pesisir Jakarta dan Kepulauan Seribu dengan terbitnya kepgub ini. Ada penilaian putusan tersebut mencederai hak-hak nelayan dan warga pesisir lainnya.

Dia menuturkan ada dugaan keputusan gubernur itu sangat erat kaitannya dengan keberlanjutan dua dari 17 pulau buatan di Teluk Jakarta di area pantai Taman Impian Jaya Ancol, yakni Pulau K (32 ha) dan Pulau J (320 ha).

Apapun alasannya, kata dia, dengan menguruk atau menimbun laut, namanya adalah reklamasi. Hal itu menguatkan pandangan bahwa Anies melanggar janji kampanyenya pada pilkada lalu.

Baca juga: Pemprov DKI Akan Bangun Stadion Bola Voli Internasional di Pulau Reklamasi

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: