Jumlah Tenda dan Posko Pengungsi Gempa Cianjur Terus Bertambah

Headline
Warga korban gempa 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tidur di tenda pengungsian yang didirikan di Mako Polres Cianjur, Selasa (22/11/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)Warga korban gempa 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tidur di tenda pengungsian yang didirikan di Mako Polres Cianjur, Selasa (22/11/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Pantau – Jumlah tenda dan pos komando (posko) untuk para pengungsi terdampak gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur kian bertambah.

Penambahan ini menyusul banyaknya pengungsi gempa bumi Kabupaten Cianjur hingga 58 ribu warga. Selain itu juga dilaporkan, terdapat 268 korban tewas dalam bencana alam ini.

Mayoritas para pengungsi yang menghuni tenda dan posko ini rumahnya sudah rata dengan tanah. Diketahui, sekitar 15 posko sudah didirikan hingga hari ini.

“Kami dirikan sekitar 15 posko. Posko Gudang 1, posko central 3, dan posko di tingkat desa 12,” ujar Ketua Tim DPP PKB Peduli Cianjur, Cucun Ahmad Syamsurijal, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Tim SAR Lanjut Cari 151 Orang yang Hilang Usai Gempa Cianjur

Cucun menambahkan, pendirian posko itu berdasarkan arahan dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin). Bahkan tim khusus ikut diturunkan untuk aksi tanggap bencana.

“Kami berangkat ke lokasi gempa di Cianjur untuk menyampaikan duka mendalam dari Gus Muhaimin atas bencana yang dirasakan saudara-saudara kami di Cianjur. Kami menyiapkan beberapa kebutuhan untuk situasi tanggap bencana,” ujarnya.

“Tentu ini menjadi keprihatinan kita bersama. Maka sebisa mungkin kita lakukan upaya membantu untuk meringankan beban psikologis para korban,” sambungnya.

Cucun mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan ribuan paket sembako. Bantuan ini disalurkan melalui DPC PKB Cianjur dan Relawan Gus Muhaimin yang akan turun membantu dari proses tanggap bencana hingga proses rehabilitasi.

“Tahap pertama terkumpul 1.500 paket sembako, Tim tenaga medis, ratusan paket obat-obatan dan uang tunai Rp 100 juta. DPP PKB juga menginstruksikan pembentukan Posko Bencana di beberapa titik di Cianjur dan sekitarnya,” jelasnya.

Baca juga: Jawa Timur Salurkan 1 Ton Beras dan Bantuan lain bagi Korban Gempa Cianjur

Cucun meminta, semua pihak patut mewaspadai terhadap potensi terjadinya bencana di berbagai wilayah di Indonesia. Sesuai prediksi BMKG, potensi bencana di akhir tahun 2022 cukup tinggi baik bencana hidrometrologi maupun bencana lain.

“Seperti biasa kita harus meningkatkan kewaspadaan di akhir dan di awal tahun karena biasanya potensi bencana di waktu-waktu itu cukup tinggi terjadi. Kami berharap pemerintah dan para pemangku kepentingan lain waspada terhadap potensi bencana ini,” pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino
Penulis
Khalied Malvino