Pantau – Kedua orang tua bocah 5 tahun yang selamat dari reruntuhan diduga tertimbun selama 3 hari akibat gempa 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) meninggal dunia.
Komandan Regu (Danru) Rescue 1 Damkar Kabupaten Bogor, Arman Riyanto mengungkapkan, kedua orang tua bocah tersebut ditemukan lebih dulu oleh tim SAR sebelum bocah tersebut ditemukan setelahnya.
“Kemarin sudah kita temuin (dengan keadaan) meninggal,” ujarnya, Rabu (31/11/2022).
Diberitakan sebelumnya, bocah laki-laki 5 tahun berharsil dievakuasi dari reruntuhan akibat gempa Cianjur. Penemuan bocah ini berlokasi di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur.
Baca juga: Ngeri! Rumah Ketua RT di Kampung Cisarua Terangkat dari Tanah Pascagempa Cianjur
“(Ditemukan) tadi ya setelah pencarian hari ketiga, dari SAR gabungan, kita fokus mencari,” lanjut Arman.
Petugas Damkar Bogor sendiri bagian dari Tim SAR gabungan ini. Menurut Arman, evakuasi berlangsung pada pukul 11.30 WIB tadi.
Bocah ditemukan saat tim SAR membongkar tembok. Menurutnya, terdapat celah untuk bocah itu bergerak di bawah reruntuhan.
“Kemudian tiba-tiba di bawah, jadi di tempat dia itu masih ada celah buat dia bergerak,” kata dia.
Baca juga: Mukjizat! Bocah 5 Tahun Korban Gempa Cianjur Selamat Usai Terjebak Reruntuhan 3 Hari
Tim SAR lalu membongkar reruntuhan tersebut. Dia mengatakan bocah itu langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kita dobrak ternyata kelihatan masih ada napasnya, alhamdulillah dia masih selamat. Langsung dibawa oleh tim medis, karena kita fokus evakuasi,” jelasnya.