Pantau Flash
Perusahaan Asuransi Mendata Klaim Banjir Jakarta
Kapal Berkecepatan 40 Knot Disiagakan TNI di Pulau Sebaru Jaga WNI
Yasonna Sebut Telah Kantongi Nama Dirjen PAS Baru
Mahfud MD: Tidak Ada Kontradiksi Agama dan Pancasila!
Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar Positif Terinfeksi Korona

MUI Tak Masalah Jika Sertifikasi Halal Sifatnya Tidak Wajib

MUI Tak Masalah Jika Sertifikasi Halal Sifatnya Tidak Wajib Label Halal yang dikeluarkan oleh LPPOM MUI. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Lukmanul Hakim tidak mempersoalkan jika sertifikasi halal menjadi tidak mandatory (wajib) kembali atau sifatnya sukarela atau voluntary (sukarela).

"Kami posisinya, skema apapun itu siap. Skema mandatory kita siap dan skema voluntary, ya, sekarang kita sudah jalankan," kata Lukman di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: RUU Cipta Lapangan Kerja, PPP: Kami Keberatan Penghapusan Sertifikat Halal

Muncul wacana pada rancangan undang-undang tentang Omnibus Law, salah satunya mempersoalkan kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang beredar di Indonesia sebagaimana tertuang dalam UU Jaminan Produk Halal.

Jika sertifikasi halal menjadi voluntary maka terdapat pasal dalam UU JPH yang direvisi melalui skema dari RUU tentang Omnibus Law yang tujuannya memudahkan investasi dalam negeri.

"Kalau skema mandatory, berarti kesempurnaannya dan kalau voluntary berarti tidak sesempurna yang kita harapkan," kata dia menyoalkan kelebihan mandatory sertifikasi halal yang memperkuat jaminan produk halal dalam negeri.

Baca juga: Kabar Baik... Sertifikasi Halal Gratis Akan Segera Direalisasikan

Apapun keluaran RUU tentang Omnibus Law nanti, kata dia, MUI akan siap karena sudah sejak lama memiliki berbagai kelengkapan infrastruktur sertifikasi halal.

"Skema apapun tidak ada masalah. Jangan dikatakan bahwa MUI tidak siap. Kita siap, mulai dari auditor, pemeriksa, semua siap untuk mengerjakan itu. Sudah kita hitung kesiapan kita, bukan hanya ngomong saja," kata dia.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Nasional

Berita Terkait: