Pantau Flash
Putri Kerajaan Spanyol Wafat Usai Terinfeksi COVID-19
Paket Bantuan Amerika Serikat untuk COVID-19 Mencapai Rp32.400 Triliun
Jadi Episentrum COVID-19, 66 Orang Meninggal Dunia di Jakarta
Kemenpora Keluarkan Protokol Guna Perangi Wabah Virus Korona
12 Ruas Jalanan Kota Medan Resmi Ditutup Imbas Pandemi Korona

Pasien Sesak Napas di Rutan Cipinang Tak Terkait Virus Korona

Pasien Sesak Napas di Rutan Cipinang Tak Terkait Virus Korona Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) memasuki gerbang Lapas Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur, untuk melakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah wabah COVID-19, Minggu (21/3/2020). (ANTARA/Andi Firdaus).

Pantau.com - Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, mengungkapkan seorang tahanan yang mengalami sesak napas pada Kamis (26/3/2020), tidak berkaitan dengan gejala virus korona (COVID-19).

"Pasien masuk karena anemia karena kekurangan sel darah merah. Enggak, belum ada, mudah-mudahan jangan ada (COVID-19)," ujar Kepala Rumah Sakit Pengayoman Cipinang, Danial Rasyid.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Bantuan Sosial kepada Pekerja Informal Terdampak Korona

Danial membenarkan bahwa ada seorang warga binaan pria Lapas Klas 1 Cipinang pada Kamis siang dirawat intensif karena mengalami sesak pada pernapasan sebagai gejala kekurangan sel darah merah.

Dari hasil cek kesehatan sementara, kata Danial, hemoglobin (HB) dari pasien tersebut hanya mencapai tiga dari kondisi HB normal seorang pria berkisar 11 hingga 13.

"Dia sesak karena anemianya itu, tidak ada demam dan batuk. Secara klinis tidak mengarah ke COVID-19. Kalau ada pasti saya konfirmasi minimal ke pemda," katanya.

Baca juga: Wapres Minta Masyarakat Tidak Mudik Lebaran 2020

Pihaknya sedang mencari penyebab dari anemia yang dialami pasien. Dugaan sementara mengarah pada kerusakan organ dalam.

"Mungkin organ dalam dia. Dia mengeluh sakit di pencernaan, bisa pendaraan usus atau lambung atau apa," katanya.

Hingga saat ini tim medis mengharuskan pasien untuk melakukan transfusi darah.

"Keluarganya lagi cari darah ke PMI untuk transfusi, sebab harus ditransfusi segera kalau tidak malam ini kita rujuk ke RS Polri," katanya.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: