Pantau Flash
Satgas Laporkan 5.910.921 Jiwa Warga Indonesia Telah Mendapatkan Vaksinasi Lengkap
Polisi Libatkan Interpol Buru Pria Mengaku Nabi ke-26
Kanada Kembali Laporkan Kasus Pembekuan Darah Akibat Vaksin AstraZeneca
Penerima Vaksin COVID-19 Bertambah 95.060 Menjadi Total 10.801.244 Orang
Fly Over Cakung Bakal Uji Coba Perdana pada 19 hingga 21 April

Satgas Klaim Corona B117 yang Ditemukan di Indonesia Sudah Teratasi

Headline
Satgas Klaim Corona B117 yang Ditemukan di Indonesia Sudah Teratasi Tangkapan layar saat Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyampaikan keterangan kepada wartawan dalam agenda bertajuk "Perkembangan Penanganan Covid-19 dan Tanya Jawab Media yang ditayangkan secara

Pantau.com - Satgas Penanganan COVID-19 menyampaikan bahwa virus corona varian B117 yang ditemukan di Indonesia sudah teratasi.

"Varian baru covid yang ditemukan di Indonesia sudah teratasi. Suspeknya saat ini sudah pulih dan masih diawasi oleh dinas kesehatan daerah," ujar Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (8/3/2021).

Ia menambahkan bahwa pemerintah juga sudah melakukan pelacakan kepada orang-orang yang kontak dekat dengan pasien.

Baca juga: Pakar: Virus Korona B117 Bisa 2 Kali Lebih Menular dan Punya Karakteristik Replikasi

Agar virus Corona varian B117 tidak masuk ke Indonesia, Wiku menyampaikan pemerintah memastikan penyaringan WNI yang masuk ke Indonesia dilakukan dengan ketat.

"WNI yang masuk ke Indonesia harus dikarantina selama lima hari. ini merupakan upaya untuk memastikan varian baru covid tidak menyebar di Indonesia yang akan memperburuk situasi pandemi," katanya.

Secara terpisah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa empat pasien yang dikonfirmasi terserang virus corona varian B117 tidak mengalami gejala sakit berat dan semuanya sudah sembuh.

Baca juga: Mutasi COVID-19 B117 Pengaruhi Manfaat Vaksin? Dokter UGM Buka Suara

"Dalam pemeriksaan PCR mereka dinyatakan positif. Pelacakan kita dari keempat kasus ini mengalami gejala ringan dan sedang serta melakukan isolasi secara terpusat. Ada yang dirawat tapi dengan kondisi ringan-sedang, tidak ada yang berat," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

Menurut Kemenkes, kasus penularan virus corona varian B117 ditemukan di Sumatera Selatan pada 11 Januari 2021, di Kalimantan Selatan pada 6 Januari 2021, di Kalimantan Timur pada 12 Februari, dan di Sumatera Utara pada 28 Januari 2021.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: